Advertisement
Kinerja Para Menteri Terus Dievaluasi oleh Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Joko Widodo terus mengevaluasi kinerja para menteri dan menekankan bahwa perombakan cabinet adalah hak prerogatif presiden. Hal ini ditegaskan Koordinator Staf Khusus Presiden (KSP) Ari Dwipayana.
Ari Dwipayana mengatakan hal itu saat ditanya tentang peluang terjadinya perombakan atau reshuffle kabinet oleh Presiden Jokowi di sisa masa kerja Kabinet Indonesia Maju, usai beredarnya hoaks foto dokumen reshuffle kabinet di publik sejak Rabu (22/11/2023).
Advertisement
"Kan Pak Mensesneg sudah menyampaikan tidak ada kabar untuk reshuffle, tetapi sekali lagi evaluasi itu terus dilakukan. Kemudian, pengangkatan dan pemberhentian menteri itu hak prerogatif Presiden," kata Ari dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (23/11/2023).
Berkaitan dengan foto dokumen perombakan kabinet yang beredar, Ari kembali menegaskan bahwa foto itu adalah hoaks. Dia mengimbau masyarakat selalu melakukan cek dan ricek serta mencari sumber resmi kredibel.
BACA JUGA: PBB Desak Israel Membuka Perbatasan Kerem Shalom
Ari mengaku tidak mengetahui apa motif penyebaran hoaks foto dokumen perombakan Kabinet Indonesia Maju itu. Dia berharap hoaks semacam itu tidak terjadi lagi, terutama di tahun politik menjelang Pemilu 2024.
"Kami harapkan pemilu berjalan sehat, riang gembira, berkualitas, supaya kita bisa mendapatkan kepemimpinan yang kami harapkan," kata Ari.
Pihak Istana tidak akan mengambil langkah hukum terkait beredarnya foto dokumen perombakan kabinet itu. Menurut Ari, untuk kasus tersebut, pihaknya lebih mengutamakan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi bohong.
"Saat ini, kami lebih pada edukasi supaya masyarakat tidak begitu saja percaya pada berita-berita yang tidak jelas, kabar bohong, menyesatkan, disinformasi, fitnah. Kami terus edukasi sehingga masyarakat bisa memilih dan memilah informasi. Saya yakin masyarakat bisa lebih matang menghadapi situasi seperti ini," ujar Ari Dwipayana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata Sleman Justru Menurun
- Layanan Satpas SIM DIY Kembali Beroperasi Pascalibur Lebaran 2026
- Wisata Gunungkidul Diprediksi Ramai hingga Akhir Pekan
- Samsat DIY Buka Kembali Seusai Libur Lebaran, Bebas Denda Pajak Motor
- Jadwal KA Bandara YIA Hari Ini Kamis 26 Maret 2026 Terbaru
- Bantul Pasang 25 LPJU Danais di Parangtritis dan Imogiri
- Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini: Waspada Hujan Sedang Kota Jogja-Sleman
Advertisement
Advertisement








