Advertisement

Material dan Desain Ramah Lingkungan Diterapkan di IKN

Newswire
Sabtu, 04 November 2023 - 08:47 WIB
Abdul Hamied Razak
Material dan Desain Ramah Lingkungan Diterapkan di IKN Maket Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kementerian PUPR, Jakarta. ANTARA - Aji Cakti

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengaplikasikan material dan desain ramah lingkungan dalam pembangunan proyek-proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

"Untuk misalnya di IKN, kita mengaplikasikan conblock ramah lingkungan yang dapat meresap air di kawasan perumahan menteri," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta, Sabtu (4/11/2023).

Advertisement

Dia juga mengatakan bahwa Kementerian PUPR memanfaatkan desain-desain ramah lingkungan dan cerdas untuk pembangunan rumah di IKN Nusantara.

BACA JUGA: Kronologi Kasus Penggerebekan Kripik Pisang Narkoba di Bantul

"Kalau desain-desain rumah hijau dan cerdas saat ini dimanfaatkan di IKN juga. Masih banyak hal lainnya yang kita aplikasikan," kata Basuki.

Sebagai informasi, menurut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 63 Tahun 2022 tentang Perincian Rencana Induk Ibu Kota Nusantara bahwa Visi Ibu Kota Nusantara adalah "Kota Dunia untuk Semua".

Pembangunan dan pengembangan Ibu Kota Nusantara menerapkan tata kelola berstandar global, menjadi mesin penggerak bagi Kalimantan, dan menjadi pemicu penguatan rantai nilai domestik di seluruh Kawasan Timur Indonesia.

IKN Nusantara harus menjadi percontohan bagi pengembangan kota yang hijau dan berkelanjutan yang didorong oleh penerapan teknologi terkini.

BACA JUGA: Aksi Bela Palestina, Polisi: Hati-hati Ditunggangi Kelompok Teroris

Dengan mengacu pada visi dan tujuan utama, pembangunan Ibu Kota Nusantara dalam jangka panjang didasarkan pada sejumlah prinsip utama seperti mewujudkan infrastruktur perkotaan dengan sistem sirkuler dan tangguh.

Pembangunan lKN Nusantara untuk mencapai perwujudan tujuan pembangunan berkelanjutan yang didasarkan pada tiga skala berbeda, yaitu Manusia (people) dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar manusia, Tempat (place), lingkungan manusia yang tangguh, dan Bumi (planet), berkontribusi untuk masa depan global yang berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Bukan Sekadar Hiasan, Ini Rahasia Makna Teologis di Balik Telur Paskah

Bukan Sekadar Hiasan, Ini Rahasia Makna Teologis di Balik Telur Paskah

Jogja
| Minggu, 05 April 2026, 08:47 WIB

Advertisement

Tiket Pesawat Dibatalkan? Begini Cara Refund Uangnya

Tiket Pesawat Dibatalkan? Begini Cara Refund Uangnya

Wisata
| Minggu, 05 April 2026, 08:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement