Advertisement
400 Hektare Lebih Area Merbabu Terbakar, 391 warga Dua Desa Diungsikan
Warga duduk di tepian ladang dengan latar belakang kebakaran Gunung Merbabu di Jlarem, Gladagsari, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (28/10/2023). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG—BPBD Kabupaten Semarang, Jawa Tengah mencatat 391 warga dua desa telah diungsikan akibat terdampak kebakaran Gunung Merbabu.
Kepala BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan Tribiantoro mengatakan ratusan orang yang diungsikan tersebut masing-masing berasal dari Desa Batur dan Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.
Advertisement
"Ada 91 orang mengungsi di Balai Desa Batur, sisanya ke rumah-rumah tetangga," katanya, Minggu (29/10/2023).
Asap kebakaran, lanjut dia, dikhawatirkan berdampak terhadap kesehatan warga. Oleh karena itu, kata dia, petugas media sudah disiapkan selama 24 jam.
BACA JUGA:Â Lebih dari 400 Hektar Lahan Terbakar, Berikut Profil Gunung Merbabu
Gunawan menuturkan upaya pemadaman kawasan hutan Merbabu terus dilakukan dengan koordinasi dengan BNPB.
Pemerintah berencana melakukan pemadaman dengan menggunakan metode bom air atau water boombing oleh BNPB.
Kebakaran kawasan hutan Gunung Merbabu dilaporkan pertama kali terjadi di Desa, Kabupaten Semarang, Jumat (27/10/2023). Kebakaran dilaporkan meluas hingga kawasan puncak yang meliputi Kabupaten Semarang, Boyolali, dan Magelang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pameran Teh Nasional Digelar di JEC Bantul, Dorong Nilai Tambah Produk
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Digitalisasi Jadi Strategi Pemkab Kejar Target PAD 2026 Rp753,3 Miliar
- 10 Berita Terpopuler Pagi Ini di Harianjogja.com, Jumat 27 Maret 2026
- Pakai VR, Mahasiswa UNY Temukan Cara Gen Z Bertemu Diri Sendiri
- Arus Balik Masih Bergulir Penumpang KA dari Jogja Tembus 64.567
- Cuaca DIY Jumat 27 Maret Hujan Ringan hingga Petir di Sejumlah Wilayah
- Cara Baru Akses Bansos di Sleman, Warga Bisa Daftar Sendiri
- Kasus Dokter Meninggal Picu Penelusuran Campak di Cianjur
Advertisement
Advertisement






