Advertisement
Kontingen Indonesia Baik-baik Saja di Korsel meski Cuaca Ekstrem
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi bersama 10 Menlu Asean dalam rangkaian acara Asean Ministerial Meeting (AMM) 2023 di Hotel Shangri-La, Jakarta. - Dok. Kemlu RI.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah terus melakukan komunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul untuk terus memantau Jambore Pramuka Sedunia ke-25 (25th World Scout Jamboree) di Korea Selatan.
Retno menyebut bahwa bahwa tim KBRI juga beberapa kali mengunjungi tempat Jambore. Adapun kontingen Indonesia disebut dalam kondisi baik-baik saja.
Advertisement
Dia mengaku meskipun Negeri Ginseng tengah dilanda cuaca panas ekstrem, Kontingen Gerakan Pramuka Indonesia yang berkekuatan 1.569 orang itu tetap bertahan dan tetap solid dan bersemangat mengikuti kegiatan yang digelar pada 1—12 Agustus 2023 itu.
"Memang tantangannya berat sekali terutama dari sisi cuaca karena memang panas sekali dan dari waktu ke waktu saya terus pantau mereka melalui kedutaan kita di Seoul. Jadi Alhamdulillah anak-anak dalam kondisi baik," tutur Retno Marsudi kepada wartawan usai agenda Istana Berkebaya, Minggu (6/8/2023).
Oleh sebab itu, Retno memastikan hingga saat ini beluma ada keputusan dari pemerintah untuk menarik para kontingen dari Seoul.
Baca juga: Panji Gumilang Jadi Tersangka Penistaan Agama, Haedar Nashir Ikut Berkomentar
Apalagi, Retno mengaku sebelum mengikuti agenda Istana Berkebaya dirinya sempat menghubungi KBRI di Seoul.
Melalui panggilan telepon, dia bertanya terkait rencana setiap kontingen untuk pulang ke Indonesia. Adapun, sejauh ini mereka belum memiliki rencana untuk kembali ke Tanah Air.
"Mudah-mudahan kondisi membaik dalam arti cuaca menjadi tidak makin panas. Namun, yang patut kita syukuri adalah sebagian besar dari mereka dalam kondisi baik-baik saja," pungkas Retno.
Cuaca di Korea Selatan disebut mencapai 38-40 derajat celcius pada siang hari. Dikabarkan bahwa ada sekitar 800 peserta Jambore terpaksa dilarikan ke rumah sakit yang sebagian besar karena kepanasan, serta keluhan sanitasi dan makanan yang kurang baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jelang Ramadan, Pertamina Tambah 1,1 Juta Tabung LPG 3Kg di Jateng-DIY
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Masjid Zayed Solo Siapkan 14.000 Paket Buka Puasa 2026
- BGN Prioritaskan Ibu Hamil dan Balita di Program MBG
- Long Weekend Imlek 2026, Penjualan Malioboro Lesu
- Kavach Space Jadi Ruang Kolaborasi Kacamata dan Seni
- Libur Imlek 2026, 60.250 Penumpang Padati KAI Daop 7 Madiun
- Organisasi Desa Rapat Bahas PMK Dana Desa dan Kritik Prabowo
- SE Pembelajaran Ramadan 2026 Diterbitkan, Ini Jadwal Libur Liburnya
Advertisement
Advertisement








