Cuaca Jogja Hari Ini 8 Juli 2026, Semua Wilayah Cerah
Prakiraan cuaca Jogja Rabu 8 Juli 2026 menurut BMKG. Cek suhu, kelembapan, dan potensi hujan di Sleman, Bantul, Gunungkidul, Kulonprogo.
Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN Jogja melakukan pemasangan sisipan tiang yang baru pada Kamis (12/6/2023) di kawasan Bugisan, Sedayu, Jogja. Ist
Harianjogja.com, JOGJA—PLN memiliki pasukan elit terlatih untuk melakukan pemeliharaan, perbaikan, dan penggantian isolator serta konduktor dalam kondisi bertegangan, atau listrik dalam keadaan menyala. Tim tersebut dikenal dengan tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).
Untuk memudahkan tim sekaligus membuat pekerjaan lebih safety, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta melakukan inovasi dengan mendesain dan mengaplikasikan alat bantu pemasangan konstruksi lurus pada PDKB di jaringan Tegangan Menengah (TM).
BACA JUGA: Geger Penemuan Bayi di Pakem, Ini Penjelasan Lurah Hargobinangun
Alat bantu ini disebut dengan Temporary Cross Arm atau Tempra. Pekerjaan ini dilaksanakan melalui pemasangan sisipan tiang yang baru pada Kamis (12/6/2023) di kawasan Bugisan, Sedayu, Jogja.
“Alat ini mampu untuk meringankan beban pelaksana pekerjaan menjadi lebih mudah, ringan, dan safety karena inovasinya yang mampu menahan konduktor, sehingga memberi ruang gerak lebih pada pekerja,” ujar Manager PLN UP3 Yogyakarta, Adi Dwi Laksono melalui rilisnya, Jumat (30/6/2023).
Adi menambahkan dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dan bekerja dengan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), tim PDKB melakukan pekerjaan pemeliharaan dalam keadaan bertegangan sehingga listrik tidak padam.
Menurutnya, hal ini sangat menguntungkan konsumen, baik itu masyarakat umum ataupun layanan publik. Selain itu, aksi tim PDKB yang bekerja dengan resiko tinggi ini menarik perhatian masyarakat sekitar lokasi pekerjaan.
Adi mengatakan, meningkatnya kebutuhan energi listrik di semua sektor dan kehidupan rumah tangga dengan peralatan modern sangat tergantung terhadap kontinuitas suplai listrik.
"Dengan begitu, apapun penyebabnya, terganggunya penyaluran energi listrik akan menimbulkan keluhan konsumen, bagi PLN sendiri pun merupakan kerugian karena tidak dapat menjaga keandalan listrik,” lanjut Adi.
Salah satu pegawai pencucian mobil yang berlokasi di depan area pekerjaan, Tutik, menyampaikan apresiasinya kepada PLN yang memberikan pelayanan tanpa memadamkan listrik.
BACA JUGA: Geger Penemuan Bayi di Pakem, Kapolsek: Ada Darah di Kepala, Tali Pusar Menempel
"Tadi saya takut dan khawatir akan terdampak pemadaman listrik secara tiba-tiba, padahal sedang sedang ramai pelanggan. Namun ternyata tidak padam sama sekali, sehingga tidak mengganggu pelayanan pencucian mobil di tempat usaha kami," ucap Tutik.
Untuk menjaga keandalan pasokan listrik sampai hingga ke pelanggan, maka jaringan listrik memerlukan pemeliharaan dan perbaikan baik secara preventif maupun korektif secara berkala.
Pekerjaan tersebut biasanya dilaksanakan dengan memadamkan aliran listrik, namun PLN UP3 Yogyakarta memiliki tim PDKB Sentuh Langsung yang beranggotakan 7 personil.
Tim PDKB UP3 Yogyakarta telah melakukan perbaikan sebanyak 274 titik dan total sebanyak 704.044 kWH jual berhasil diselamatkan sampai dengan Mei 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prakiraan cuaca Jogja Rabu 8 Juli 2026 menurut BMKG. Cek suhu, kelembapan, dan potensi hujan di Sleman, Bantul, Gunungkidul, Kulonprogo.
Indonesia dan India menyepakati restorasi Candi Prambanan serta konservasi situs UNESCO sebagai penguatan diplomasi budaya kedua negara.
Rumor iPhone lipat Apple 2026 disebut tertunda akibat masalah engsel. Caviar lebih dulu memperkenalkan iPhone Fold edisi mewah.
KAI Bandara mencatat 1,34 juta penumpang di DIY selama Semester I 2026. Penumpang KA Bandara YIA Reguler naik 5,05 persen.
Pemilik McLaren yang terbelah di Sukoharjo, YouTuber Andra, mengklarifikasi penyebab kecelakaan dan membantah mengemudi dalam kondisi mabuk.
Sebanyak 1.000 siswa SD dan SMP di Sleman mengenakan busana adat Jawa untuk menyambut Presiden Prabowo Subianto dan PM India Narendra Modi.