Advertisement
Jelang Waisak, Candi Banyunibo di Prambanan Dihijaukan
Kegiatan penanaman pohon di kawasan Candi Banyunibo, Bokoharjo, Prambanan yang diikuti karyawan AstraZeneca Indonesia, Kamis (25/5 - 2023). Ist
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Menjelang Hari Raya Waisak, sejumlah elemen masyarakat dan swasta bergerak melakukan penghijauan di kawasan Candi Banyunibo yang berada di Dusun Cepit, Kalurahan Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Kamis (25/5/2023).
Candi Banyunibo merupakan candi Budha yang letaknya tidak jauh dari candi-candi lain seperti Candi Barong, Candi Ijo, dan Kompleks Ratu Boko. Candi Banyunibo di Sleman itu memiliki luas lahan sekitar 2.500 meter persegi dan berada di antara ladang tebu dan persawahan milik warga.
Advertisement
BACA JUGA: Akses ke Banyunibo Repotkan Para Bajingan
Aktivis organisasi nonpemerintah Trees4Trees yang bergerak di bidang lingkungan, Pandu Budi Wahono menyebut sejumlah varietas pohon yang ditanam di Candi Banyunibo di antaranya jenis damar, jabon, jati, mahoni, alpukat, durian, sawo dan jenis tanaman hias seperti jenis pucuk merah.
Gerakan tanam pohon yang dilakukan di kawasan cagar budaya seperti Candi Banyunibo, lanjut Pandu, itu tidak asal tanam kemudian ditinggal. Pepohonan yang ditaman akan terus dipantau dan dievaluasi dalam satu tahun ke depan untuk mencapai target yang diinginkan.
"Berbagai varietas tanaman kami tanam di kawasan Candi Banyunibo dan akan kami pantau perkembangannya selama satu tahun ke depan," ujar Pandu di sela gerakan tanam pohon di Candi Banyunibo, Kamis (25/5/2023).
BACA JUGA: Senam Cinta Tanah Air Ramaikan Sport Tourism di Sleman
Gerakan penghijauan di kawasan candi ini juga terlibat organisasi nonpemerintah lain seperti National Safety Council (NSC) serta perwakilan swasta AstraZeneca Indonesia.
Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia Sewhan Chon mengatakan Indonesia selama ini menjadi salah satu negara yang masuk dalam sasaran gerakan penghijauan global AZ Forest yang digulirkan perusahannya. "Untuk Indonesia kami menargetkan penanaman sebanyak 20 juta pohon sampai tahun 2025," kata dia.
Pihaknya berharap program tahunan ini dapat memberikan andil dalam membantu pemerintah mencapai target dari komitmen untuk Indonesia dengan lingkungan hidup yang semakin berkelanjutan. "kami berharap kegiatan ini dapat membantu menghijaukan kembali Kawasan Wisata Candi Banyunibo dan dapat membantu memperbaiki perekonomian masyarakat sekitar," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Arus Balik, Rest Area Tol Cipali Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
- Resmi, One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Berlaku Mulai Hari Ini
- Puncak Arus Balik 2026: Rest Area KM 62B dan 52B Tol Japek Ditutup
- Lonjakan Kendaraan Arus Balik, Rest Area di Tol Ini Ditutup
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Harga Emas Hari Ini, UBS dan Galeri24 Anjlok, Antam Stabil
- Lonjakan Arus Balik, Akses ke GT Purwomartani Dipadati Kendaraan
- Arus Balik di Pati Terkendali, Polisi Intensif Patroli
- Klaim-klaim AS Soal Iran Disebut Hoaks, Hanya untuk Tenangkan Pasar
- Polisi Pastikan Kasus Wanita Lompat di Mal Medan Selesai
- Hari Kedua Arus Balik, Tol Jogja Solo GT Purwomartani Padat Sejak Pagi
- Kasus Kuota Haji, KPK Pastikan Yaqut Masih Dirawat
Advertisement
Advertisement








