Lebih dari 44 Ribu Anak dari Keluarga Miskin Kembali Bersekolah Gratis
Lebih dari 44 ribu anak keluarga miskin kembali sekolah gratis melalui Sekolah Rakyat yang kini menjangkau 182 sekolah.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul menyiapkan pos pemadam di tujuh kecamatan daerah itu sebagai wilayah manajemen kebakaran dalam pengendalian dan penanganan kejadian kebakaran.
BACA JUGA: BPBD Bantul Peringatkan Warga Jauhi Daerah yang Berpotensi Kebakaran
"Wilayah manajemen kebakaran (WMK) yang terkait dengan pos pemadam di Bantul itu ada di tujuh kecamatan, tentunya siap untuk melakukan penanganan bila ada kejadian kebakaran," kata Komandan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Bantul Aka Luk Luk Firmansyah di Bantul, Sabtu (29/4/2023).
Dia menyebutkan, tujuh pos pemadam WMK berbasis kecamatan itu adalah di posko Induk BPBD Bantul yang berada di pusat kecamatan Bantul, kemudian pos pemadam Kasihan, Pos Banguntapan, Pos Piyungan, Pos Imogiri, Pos Pundong, dan Pos Sedayu.
Menurut dia, dari tujuh pos pemadam tersebut, yang belum terkaver dari wilayah manajemen kebakaran ada dua wilayah, yaitu Kecamatan Dlingo dan Srandakan sisi selatan, karena jangkauannya jauh dari pos pemadam terdekat.
"Sehingga respontime untuk kejadian kebakaran di wilayah Dlingo pun lebih dari 15 menit, kemudian satu lagi wilayah Srandakan juga belum terkaver untuk secara WMK, jadi ada dua, yaitu wilayah Dlingo dan Srandakan sisi selatan," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, ancaman kebakaran di Kabupaten Bantul merata di semua wilayah, namun untuk kebakaran lahan dan hutan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Piyungan, Imogiri, Dlingo dan Pundong, yang memang punya kerawanan kekeringan dampak kemarau.
"Potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah-wilayah tersebut yang memang rawan kekeringan karena kemarau, potensi kebakaran hutan lahan cukup tinggi di wilayah tersebut," katanya.
Oleh karena itu, pihaknya berharap masyarakat Kabupaten Bantul dalam mencegah kejadian kebakaran lahan dan hutan agar mengurangi aktivitas yang berisiko menimbulkan kebakaran, seperti membakar sampah yang ditinggal pergi.
"Jadi, membakar sampah di perkarangan, tempat kering sebisa mungkin dihindari, sehingga tidak menimbulkan kebakaran lahan ataupun hutan pada musim kemarau tahun ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Lebih dari 44 ribu anak keluarga miskin kembali sekolah gratis melalui Sekolah Rakyat yang kini menjangkau 182 sekolah.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Rabu 23 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.