Solo Prioritaskan Guru dan Nakes di CASN 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Ilustrasi pembunuhan/JIBI
Harianjogja.com, TEGAL—Perbuatan biadab dilakukan seorang anak yang tega membunuh ibu kandungnya di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng). Pelaku menguburkan mayat korban di halaman belakang rumahnya.
Perbuatan kejam itu dilakukan AF, 46, warga Desa Curug, Kecamatan Panggah, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng), terhadap ibu kandung sendiri, S, 77, Kamis (27/4/2023). Pelaku bahkan membungkus jenazah ibu kandung dengan karung dan menguburnya di kebun belakang rumah.
Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP Vonny Farizky menjelaskan peristiwa pembunuhan yang dilakukan anak terhadap ibu kandung itu terjadi di Desa Curug RT 003 RW 002.
“Awalnya korban [S] dicari dua orang tetangganya karena ada tamu yang datang dari Jakarta. Tapi saat dicari di dalam rumah, orang itu tidak menemukan korban,” terang AKP Vonny, kepada JIBI/Solopos, Sabtu (29/4/2023).
Karena tak menemukan di dalam rumah, salah satu orang yang mencari itu pergi ke belakang rumah. Namun, tetangga korban itu justru melihat hal yang janggal yaitu keberadaan sebuah gundukan tanah baru. Kemudian mereka mengecek gundukan tanah tersebut dan ternyata setelah digali dengan menggunakan cangkul tampak kaki korban yang terangkat ke atas dari gundukan tanah.
“Tapi tak berselang lama, terlapor [AF] datang ke rumah korban, lalu mereka merasa ketakutan, kemudian pergi meninggalkan gundukan tanah itu,” lanjutnya.
Kedua tetangga yang sempat melihat kaki terangkat dari gundukan tanah itu pun kemudian pergi dan memberitahukan kepada warga lain. Kemudian, mereka datang kembali untuk memastikan apakah yang ada di dalam kundukan tanah benar-benar korban S yang sedang mereka cari.
“Korban kemudian didapati sudah meninggal dengan di bungkus memakai waring. Mereka selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pangkah, Polres Tegal,” ungkapnya.
Saat berita ini ditulis, Polres Tegal masih belum bisa memberikan keretangan lebih jauh karena tengah mendalami kasus tesebut dengan memeriksa kejiwaan pelaku dan sejumlah saksi-saksi. Kemudian untuk barang bukti, polisi berhasil mengamankan gobang gagang besi, cangkul, waring bungkus Mayat, dan pakaian korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.