27 Dapur MBG di Boyolali Ditutup, Dana BGN dan IPAL Jadi Kendala
Sebanyak 27 SPPG atau dapur MBG di Boyolali berhenti beroperasi akibat dana BGN belum cair dan kendala IPAL. Audit nasional juga segera dilakukan.
Ilustrasi pembunuhan/JIBI
Harianjogja.com, TEGAL—Perbuatan biadab dilakukan seorang anak yang tega membunuh ibu kandungnya di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng). Pelaku menguburkan mayat korban di halaman belakang rumahnya.
Perbuatan kejam itu dilakukan AF, 46, warga Desa Curug, Kecamatan Panggah, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng), terhadap ibu kandung sendiri, S, 77, Kamis (27/4/2023). Pelaku bahkan membungkus jenazah ibu kandung dengan karung dan menguburnya di kebun belakang rumah.
Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP Vonny Farizky menjelaskan peristiwa pembunuhan yang dilakukan anak terhadap ibu kandung itu terjadi di Desa Curug RT 003 RW 002.
“Awalnya korban [S] dicari dua orang tetangganya karena ada tamu yang datang dari Jakarta. Tapi saat dicari di dalam rumah, orang itu tidak menemukan korban,” terang AKP Vonny, kepada JIBI/Solopos, Sabtu (29/4/2023).
Karena tak menemukan di dalam rumah, salah satu orang yang mencari itu pergi ke belakang rumah. Namun, tetangga korban itu justru melihat hal yang janggal yaitu keberadaan sebuah gundukan tanah baru. Kemudian mereka mengecek gundukan tanah tersebut dan ternyata setelah digali dengan menggunakan cangkul tampak kaki korban yang terangkat ke atas dari gundukan tanah.
“Tapi tak berselang lama, terlapor [AF] datang ke rumah korban, lalu mereka merasa ketakutan, kemudian pergi meninggalkan gundukan tanah itu,” lanjutnya.
Kedua tetangga yang sempat melihat kaki terangkat dari gundukan tanah itu pun kemudian pergi dan memberitahukan kepada warga lain. Kemudian, mereka datang kembali untuk memastikan apakah yang ada di dalam kundukan tanah benar-benar korban S yang sedang mereka cari.
“Korban kemudian didapati sudah meninggal dengan di bungkus memakai waring. Mereka selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pangkah, Polres Tegal,” ungkapnya.
Saat berita ini ditulis, Polres Tegal masih belum bisa memberikan keretangan lebih jauh karena tengah mendalami kasus tesebut dengan memeriksa kejiwaan pelaku dan sejumlah saksi-saksi. Kemudian untuk barang bukti, polisi berhasil mengamankan gobang gagang besi, cangkul, waring bungkus Mayat, dan pakaian korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Sebanyak 27 SPPG atau dapur MBG di Boyolali berhenti beroperasi akibat dana BGN belum cair dan kendala IPAL. Audit nasional juga segera dilakukan.
Hipertensi dan diabetes kini banyak menyerang usia 30-an. MCU dinilai penting untuk deteksi dini dan efisiensi biaya kesehatan perusahaan.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 24 Juni 2026 terbaru. Kereta beroperasi dari pagi hingga malam dengan tarif flat Rp8.000 per perjalanan.
Hasil Portugal vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026 babak pertama berakhir 3-0. Cristiano Ronaldo mencetak dua gol dan membawa Portugal tampil dominan.
Jadwal lengkap KRL Jogja–Solo 24 Juni 2026 dari Yogyakarta hingga Palur, dengan tarif Rp8.000 dan operasional normal.
Kemenperin memastikan dua pabrik komponen otomotif tetap beroperasi di Indonesia, membantah isu relokasi dan PHK.