Misteri Api Seyegan, UGM Telusuri Dugaan Gas Tanah
UGM teliti fenomena api di Seyegan Sleman, analisis georadar dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan gas dalam retakan tanah.
Ilustrasi mudik - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman bersiap menghadapi arus balik Lebaran. Penjagaan di sejumlah pintu keluar masuk Sleman terus dilakukan untuk memantau kondisi arus balik nanti.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menerangkan persiapan arus balik telah disiapkan. Petugas akan berjaga di sejumlah titik yang menjadi jalur ke luar masuk Sleman.
“Mengerahkan petugas di pos-pos pemantauan Lebaran, terutama yang masuk di jalan-jalan provinsi,” paparnya, Sabtu (22/4/2023).
Beberapa fokus pemantauan jalan provinsi antaranya di kawasan Prambanan, Tempel dam Gamping. Beberapa jalan tersebut berpotensi menjadi jalur arus balik pasca lebaran nanti.
“Disiapkan petugas TNI, Polri juga PMI untuk mengecek kesehatan sehingga nanti arus balik pun yang akan keluar dari Sleman ini juga terpantau dengan lancar,” ungkapnya.
Danang memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada beberapa hari pascalebaran. Hal itu merujuk pada hal libur Lebaran rata-rata sampai 26 April 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM teliti fenomena api di Seyegan Sleman, analisis georadar dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan gas dalam retakan tanah.
Kereta Semarang Jogja menawarkan perjalanan nyaman dan santai. Simak pilihan rute, harga tiket, serta cara pesan tiket kereta dengan mudah.
KPK mulai memeriksa 11 saksi kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menyeret Silmy Karim dan tujuh tersangka lainnya.
DPRD Kabupaten Magelang menyetujui Perda Dana Cadangan Pilkada 2029 senilai Rp65 miliar untuk mendukung penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati.
Ancaman DBD di Indonesia terus meluas. Guru Besar UMY mendorong pemetaan risiko berbasis GWR untuk pencegahan yang lebih tepat sasaran.
Pemkot Pekalongan kembali memasang portal Jembatan Lodji Lama untuk melindungi cagar budaya dan mencegah kerusakan akibat kendaraan berat.