Lurah Concat Tersangka Tanah Kas Desa, Ini Respons KPH Yudanegara
KPH Yudanegara mengingatkan seluruh lurah di DIY agar pemanfaatan Tanah Kas Desa wajib mengantongi SK Gubernur sesuai Pergub DIY Nomor 24 Tahun 2024.
Ilustrasi mudik - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman bersiap menghadapi arus balik Lebaran. Penjagaan di sejumlah pintu keluar masuk Sleman terus dilakukan untuk memantau kondisi arus balik nanti.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menerangkan persiapan arus balik telah disiapkan. Petugas akan berjaga di sejumlah titik yang menjadi jalur ke luar masuk Sleman.
“Mengerahkan petugas di pos-pos pemantauan Lebaran, terutama yang masuk di jalan-jalan provinsi,” paparnya, Sabtu (22/4/2023).
Beberapa fokus pemantauan jalan provinsi antaranya di kawasan Prambanan, Tempel dam Gamping. Beberapa jalan tersebut berpotensi menjadi jalur arus balik pasca lebaran nanti.
“Disiapkan petugas TNI, Polri juga PMI untuk mengecek kesehatan sehingga nanti arus balik pun yang akan keluar dari Sleman ini juga terpantau dengan lancar,” ungkapnya.
Danang memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada beberapa hari pascalebaran. Hal itu merujuk pada hal libur Lebaran rata-rata sampai 26 April 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPH Yudanegara mengingatkan seluruh lurah di DIY agar pemanfaatan Tanah Kas Desa wajib mengantongi SK Gubernur sesuai Pergub DIY Nomor 24 Tahun 2024.
Job Fair Jogja 2026 hadirkan 1.671 lowongan dari 43 perusahaan. Pemda DIY dorong generasi muda siap kerja global.
UGM temukan anomali bawah tanah di lokasi api misterius Sleman. Diduga terkait gas dan rekahan geologi.
GAC mulai produksi AirCab, pesawat listrik tanpa pilot seharga Rp4,5 miliar. Disiapkan untuk wisata udara premium.
PSIM Jogja melepas Deri Corfe dan Ikhsan Chan usai musim 2025/2026. Langkah awal perombakan skuad untuk musim depan.
Jumlah siswa Sekolah Rakyat 2026 tembus 32 ribu. Pemerintah fokus tingkatkan akses pendidikan anak kurang mampu.