Advertisement
Beda Sikap Piala Dunia U-20, Rudy Sebut Gibran Belum Paham Konstitusi: Belum Lahir Soale
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDIP) Kota SoloFX Hadi Rudyatmo tiba di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (26/10/2022). - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Indonesia yang batal menjadi tuan rumah pelaksaan Piala Dunia U-20 berbuntut panjang. Sejumlah pesohor Tanah Air baik dari kalangan pegiat bola, artis, politikus, hingga kepala daerah sampai adu argumen membahas tentang hal ini.
Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo menyebut Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka belum paham konstitusi, karena belum lahir. Hal ini terkait perbedaan sikap soal timnas Israel pada Piala Dunia U-20 tahun 2023.
Advertisement
Gibran pun menjawab komentar Rudy itu melalui akun Twitter @gibran_tweet pada Jumat (31/3/2023).
“Ya Pak. Maaf saya salah,” cuit putra sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi itu dipantau Sabtu (1/4/2023).
Selain minta maaf, Gibran juga menyertakan hasil survei persepsi kinerja Gibran vs FX Rudy.
Baca juga: Erick Thohir Berjanji Jaga Amanah Presiden agar Indonesia Tidak Dikucilkan FIFA
Seperti diketahui, Rudy adalah Wali Kota Solo periode 2012-2015, dan periode 2016-2021. Sebelum menjadi Wali Kota Solo, dia menjabat sebagai Walil Wali Kota Solo periode 2005–2010 dan 2010–2012 mendampingi Joko Widodo atau Jokowi.
Dalam survei indeks kepuasan masyarakat tahun ke-2 pemerintahan Gibran-Teguh oleh Program Studi S2 Magister Administrasi Publik Unisri Solo, Gibran meraih 76,80 persen, sementara Rudy 12,30 persen.
Dari responden sebanyak 560, ada 430 orang yang menilai kinerja Gibran lebih baik dibanding Rudy. Sementara, Rudy hanya meraih 69 suara.
Seperti diberitakan, Gibran memiliki sikap berbeda dengan para politikus PDIP soal timnas Israel sebagai peserta Piala Dunia U-20 tahun 2023.
Awalnya, pertandingan itu akan digelar di beberapa kota di Indonesia: Solo, Gianyar, Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Palembang.
Namun, rencana itu pupus karena FIFA akhirnya membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah setelah mengetahui sejumlah pihak menolak keberadaan timnas Israel.
Adapun pihak yang menolak antara lain politikus dari PKS dan PDIP seperti Gubernur Jawa Tegah Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali I Wayan Koster.
Penolakan itu dilatarbelakangi konflik antara Palestina dan Israel yang tak kunjung mereda hingga saat ini.
"Mas Wali sendiri belum tahu tentang konstitusi. Belum lahir soale," kata FX Rudy, Kamis (30/3/2023) malam.
Dia menyebut penolakan timnas Israel merupakan sikap dari kader PDIP untuk menjaga ketertiban dan keamanan yang berada di daerah masing-masing.
"Itu sikap kami sebagai kader partai untuk menjaga ketertiban dan keamanan yang ada di daerah kita masing-masing," ujarnya.
Dia membantah PDIP blunder soal penolakan timnas Israel dan batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia.
Menurutnya, PDIP mengambil langkah antisipatif jika ada penolakan terhadap kedatangan timnas atau delegasi Israel ke Tanah Air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Turunkan Tim ke Maluku Utara dan Sulut Usai Gempa M 7,6
- Ngaku Tuhan Kedua, Dukun Cabul di Magetan Setubuhi Istri Pasien
- Vonis Mati Tahanan Palestina oleh Israel Disorot Indonesia
- Kasus Video Profil Desa Karo, Majelis Hakim Bebaskan Amsal Sitepu
- Iran Tolak Gencatan Senjata, Minta Perang Dihentikan Total
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Fenomena Pink Moon Muncul 1-2 April, Bisa Disaksikan Malam Ini
- Film Zona Merah Naik Level, Cerita Zombie Kini Menyasar Kota
- Malioboro Ditutup saat Kirab HUT Sultan HB X, Ini Rute Pengalihan Arus
- Ramp Tol Jogja-Solo di Trihanggo Dikebut, Gerbang Tol Segera Dibangun
- Kulonprogo Siapkan Skema Nunut ASN untuk Tekan BBM
- KRL Jogja-Solo Padat Seharian, Ini Jadwal Kamis 2 April 2026
- Aniaya Pengguna Jalan di Muja Muju, Bang Jago Ngopo Diringkus Polisi
Advertisement
Advertisement









