Kuota LPG 3 Kg 2026 Diproyeksi Jebol, Ini Penyebabnya
Kuota LPG 3 kg 2026 berpotensi jebol. DEN meminta pengawasan distribusi dan pembinaan pangkalan diperketat agar subsidi tepat sasaran.
Foto udara permukiman penduduk yang hangus terbakar dampak kebakaran Depo Pertamina Plumpang di Jalan Koramil, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta, Sabtu (4/3/2023)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA — PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo siap bekerja sama dengan PT Pertamina (Persero) dalam upaya relokasi Terminal Depo Pertamina Plumpang, terkait dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir. Pelindo telah menyiapkan lahan reklamasi di Kalibaru sebagai lokasi baru TBBM Plumpang.
Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono memaparkan, arahan Menteri BUMN Erick Thohir terkait pemindahan Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang sebenarnya telah digaungkan sejak beberapa tahun yang lalu.
Hal tersebut seiring dengan lokasi eksisting TBBM Plumpang yang amat berdekatan dengan perumahan warga dan membahayakan wilayah sekitarnya.
“Dengan kejadian kemarin, Pelindo sangat siap mengikuti arahan Pak Menteri BUMN dan siap bekerja sama dengan Pertamina,” jelasnya saat dihubungi, Selasa (7/3/2023).
BACA JUGA: Erick Thohir Siapkan Relokasi Permukiman
Adapun, Pelindo juga telah menyiapkan lahan untuk relokasi TBBM Plumpang di wilayah Kalibaru, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Arif mengatakan, pada lahan tersebut Pelindo tengah menyiapkan 2 produk terminal dengan luas per terminal sebesar 32 hektare.
Arif menuturkan saat ini lahan tersebut masih dalam proses reklamasi dan ditargetkan rampung pada 2024 mendatang. Pelindo juga menyatakan kesiapannya memenuhi permintaan Pertamina dari sisi besaran lahan.
“Saat ini yang sedang dikerjakan produk terminal 1. Kalau Pertamina butuhnya besar sampai 60 hektare, maka yang nanti dipakai produk terminal 1 dan 2,” tambahnya.
Sebelumnya, pemerintah memutuskan akan merelokasi Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang ke lahan milik PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo pascainsiden kebakaran pada Jumat (3/3/2023) malam.
"Kami sudah merapatkan bahwa kilang akan pindah ke tanah Pelindo," ujar Menteri BUMN Erick Thohir melalui keterangan lewat video, Senin (6/3/2023).
Erick menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pelindo terkait rencana relokasi ini. Menurut penuturan Erick, lahan Pelindo tersebut akan siap dibangun untuk fasilitas TBBM milik PT Pertamina (Persero) pada akhir 2024.
Oleh karena itu, sembari menunggu pembangunan rampung, pemerintah akan menetapkan buffer zone atau zona aman di sekitar TBBM Plumpang, serta fasilitas TBBM dan kilang Pertamina lainnya, seperti di Balongan dan Semarang.
Khusus di TBBM Plumpang, kata Erick, buffer zone akan ditetapkan kurang lebih berjarak 50 meter dari tutup pagar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kuota LPG 3 kg 2026 berpotensi jebol. DEN meminta pengawasan distribusi dan pembinaan pangkalan diperketat agar subsidi tepat sasaran.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.