Advertisement
Status Emergency Dicabut, Pertamina: Depo BBM Pertamina Plumpang Mulai Beroperasi Normal
Ilustrasi kebakaran. - Pixabay
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—PT Pertamina (Persero) menyatakan kegiatan operasional di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang telah berjalan normal.
BACA JUGA: Depo Pertamina Plumpang Pernah Terbakar pada 2009
Advertisement
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menjelaskan kegiatan operasional di TBBM Plumpang sudah mulai beroperasi kembali semenjak status emergency sudah dicabut per pagi tadi.
"Terminal BBM Plumpang Jakarta sudah mulai beroperasi dan akan di-backup oleh Terminal BBM yang ada di sekitar Jakarta," ujarnya dalam keterangan resminya, Sabtu (4/3/2023).
Dia menjelaskan fokus Pertamina saat ini terdapat dua hal yang pertama yaitu fokus penanganan pada warga yang terdampak.
Fadjar mengatakan Pertamina telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk menangani para pengungsi dan mengamankan dari lokasi kejadian.
Untuk penanganan pengungsi sejak malam pascakejadian, dari tim CSR Pertamina terus memberikan bantuan kepada para pengungsi di sekitar lokasi kejadian.
"Pertamina bertanggung jawab dan berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik untuk para pengungsi, termasuk biaya perawatan bagi korban luka dan santunan untuk korban jiwa," ungkapnya.
Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menerangkan penanganan terhadap warga terdampak kebakaran Depo Pertamina menjadi prioritas utama. Selain itu, Erick juga memastikan pelayanan publik distribusi BBM dan listrik tetap berlangsung baik dan lancar.
Saat kejadian, katanya, PLN langsung mengambil tindakan cepat memadamkan 23 Gardu keamanan masyarakat dan instalasi PLN. Erick menyampaikan para petugas saat ini terus melakukan penyalaan secara bertahap sambil mendata kerusakan instalasi di lapangan.
"Alhamdulillah tadi pagi, per pukul 7.45 WIB, PLN sudah menyalakan 21 Gardu, sehingga tinggal dua Gardu Distribusi yang masih padam dan terus diupayakan penanganannya," ujar Erick dalam keterangan, pada Sabtu (4/3/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IAGI Ungkap Dua Penyebab Dugaan Sinkhole di Limapuluh Kota
- Indonesia Larang Impor Daging Babi dari Spanyol akibat Wabah ASF
- Bareskrim Selidiki Dugaan Kejahatan Lingkungan di Banjir Bandang Aceh
- Kim Jong Un Klaim Uji Rudal Hipersonik Respons Situasi Global
- Venezuela Bergejolak Usai Maduro Ditangkap Pasukan AS
Advertisement
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Jogja Solo, Selasa 6 Januari 2026
- Jadwal SIM Keliling Gunungkidul, Selasa 6 Januari 2026
- Aturan Baru Visa AS 2026, 13 Negara Wajib Jaminan Rp235 Juta
- Apple Fokus AI di iOS 27, iPhone Lipat Disiapkan 2027
- Ujian Berat Jafar/Felisha di Hari Pembuka Malaysia Open 2026
- Top Ten News Harianjogja.com pada Selasa 6 Januari 2026
- RAB Lumbung Mataraman Wukirsari Disoal, Ini Penjelasan Lurah
Advertisement
Advertisement




