Advertisement

Trump Ancam Serang Infrastruktur Iran, Termasuk Pembangkit Listrik

Newswire
Senin, 06 April 2026 - 02:47 WIB
Abdul Hamied Razak
Trump Ancam Serang Infrastruktur Iran, Termasuk Pembangkit Listrik Donald Trump. - Reuters

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ancaman baru terhadap Iran di tengah konflik yang terus meningkat di Timur Tengah. Ia memperingatkan kemungkinan serangan terhadap infrastruktur vital Iran, termasuk pembangkit listrik dan jembatan.

Dalam pernyataannya melalui platform Truth Social, Trump menyebut serangan tersebut bisa terjadi dalam waktu dekat.

Advertisement

“Selasa akan menjadi hari [kemungkinan serangan terhadap] pembangkit listrik dan jembatan di Iran. Tidak akan ada yang seperti itu,” tulisnya.

Ultimatum Selat Hormuz

Trump juga menegaskan bahwa Iran harus segera membuka kembali Selat Hormuz. Jika tidak, ia memperingatkan konsekuensi berat akan dihadapi Teheran.

Ia bahkan memberikan tenggat waktu baru selama 48 jam bagi Iran untuk mencapai kesepakatan, termasuk terkait isu nuklir maupun akses jalur pelayaran tersebut.

“Waktu hampir habis — 48 jam sebelum neraka menimpa mereka,” tegas Trump.

Latar Belakang Konflik

Ketegangan meningkat sejak serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke sejumlah target di Iran pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan pesawat nirawak dan rudal ke wilayah Israel, serta sejumlah negara seperti Yordania, Irak, dan kawasan Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.

Dampak ke Jalur Energi Dunia

Selain aksi militer, Iran juga membatasi pergerakan kapal di Selat Hormuz—jalur penting distribusi energi global. Kebijakan ini meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan minyak dunia.

Sebelumnya, pada 26 Maret, Trump sempat memperpanjang tenggat negosiasi nuklir menjadi 10 hari setelah Iran mengizinkan sejumlah kapal tanker minyak melintas. Namun hingga kini, tekanan terhadap Teheran justru semakin meningkat.

Situasi ini memperlihatkan eskalasi konflik yang belum mereda, dengan risiko meluasnya dampak tidak hanya pada keamanan kawasan, tetapi juga stabilitas ekonomi global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

TKA SMP Digelar 8-9 April, Disdik Gunungkidul Jamin Kesiapan

TKA SMP Digelar 8-9 April, Disdik Gunungkidul Jamin Kesiapan

Gunungkidul
| Minggu, 05 April 2026, 23:37 WIB

Advertisement

Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis

Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis

Wisata
| Minggu, 05 April 2026, 21:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement