Advertisement
Mewahnya Masjid Sheikh Zayed Solo, Punya 606 Keran Wudu
Motif karpet di ruang utama Masjid Raya Sheikh Zayed, Kamis (23/2/2023) - Solopos.com/Nova Malinda
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO —Masjid Raya Sheikh Zayed Solo di Jawa Tengah, mempunyai fasilitas yang lengkap, termasuk untuk wudu para jemaah. Tempat ibadah ini punya ratusan keran wudu.
Masjid yang berlokasi di Jl Ahmad Yani atau bersebelahan dengan Viaduk Gilingan tersebut resmi dibuka untuk umum per 1 Maret 2023. Masjid satu ini dirancang mirip dengan aslinya di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, dengan nama yang asma.
Advertisement
Masjid Raya Sheikh Zayed Solo berdiri dengan empat menara menjulang, satu kubah utama dan dikelilingi kubah-kubah kecil, dan ornamen khas Timur Tengah.
Dengan detail bangunan khas Timur Tengah, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo mampu menampung hingga 10.000 jemaah. Bahkan, dalam video yang diunggah di akun Twitter resmi Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo mempunyai 606 keran untuk wudu.
BACA JUGA: Hujan Lebat Diperkiarakan Mengguyur Jogja Hari Ini
Sebagai informasi, Masjid Raya Sheikh Zayed di Solo dibangun dua lantai, dengan luas bangunan utama masjid sekitar 8.000 meter persegi. Masjid tersebut dilengkapi ruang VIP, perpustakaan seluas 20 meter persegi, serta basement yang digunakan untuk tempat wudu putra dan putri.
Lantai dan sebagian dinding Masjid Sheikh Zayed di Solo ini menggunakan marmer Italia. Marmer tersebut didatangkan dari negara asalnya dan dibeli dengan harga fantastis. Pemasangan marmer itu mendapat porsi terbesar dalam pembangunan masjid tersebut.
Telah berdiri megah telah dibuka umum pada 1 Maret 2023, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, simbol persahabatan dua negara muslim terbesar, Indonesia dan UEA. Masjid yg dibangun mirip Sheikh Zayed Grand Mosque Abu Dhabi ini menampung 10.000 lebih jamaah.https://t.co/YTndwD52Yt pic.twitter.com/VREwnj4Egb
— Gibran Rakabuming (@gibran_tweet) March 2, 2023
Tak hanya dijadikan sebagai tempat ibadah, masjid ini juga memiliki perpustakaan yang bisa dimanfaatkan untuk menambah sarana edukasi bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
- Ribuan Dapur MBG Bermasalah Program Gizi Disorot
- Kasus Amsal Berbuntut Panjang, DPR Desak Evaluasi Total Kejari Karo
- Anak Indonesia Nyaris Semua Online, PP Tunas Jadi Benteng Terakhir
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 3 April 2026
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Ancaman Trump Picu Ketegangan Baru, China Minta Perang Dihentikan
- Kronologi Brutal Pengeroyokan di Sleman, Berawal dari Geber Motor
- Kasus Amsal Sitepu: DPR RI Minta Kejagung Sanksi Tegas Kajari Karo
- Rekening Donasi Dibuka untuk Warga Iran Terdampak Konflik
- Jadwal Misa Jumat Agung 2026 di DIY
Advertisement
Advertisement









