Menkeu Purbaya Rombak 36 Pejabat Eselon II, Terbanyak di Bea Cukai
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melantik 36 pejabat eselon II Kemenkeu, terbanyak di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Anies Baswedan (tengah) saat berswafoto dengan pelaku UMKM di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (21/1/2023)./Antara-Fakhri Hermansyah/YU
Harianjogja.com, JAKARTA—Anies Baswedan menyebut polarisasi, termasuk isu agama, dalam pemilu tidak akan bisa dihindari karena sejumlah alasan.
Anies mencontohkan, jika dalam kontestasi itu pesertanya laki-laki dan perempuan, polarisasi yang akan terbentuk adalah isu terkait gender. Hal yang sama juga akan terjadi pada perbedaan identitas lainnya.
"Isu etnis yang muncul kalau di pilkada itu antara putra daerah dan putra luar daerah, isu putra derah muncul. Kalau di dalam pemilu itu antara satu agama Islam, satu agama Kristen, pasti isu agama muncul," jelas Anies di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Kamis (2/3/2023).
Oleh sebab itu, dia merasa polarisasi merupakan suatu yang wajar. Yang terpenting, lanjutnya, adalah menjaga polarisasi tak sampai jadi perpecahan.
Anies sendiri menggarisbawahi polarisasi berbeda dengan perpecahan. Menurutnya, akan berbahaya jika polarisasi disamakan dengan perpecahan.
"Kalau saja polarisasi disamakan dengan perpecahan, nanti menimbulkan persepsi yang keliru dengan proses politik karena di proses politik pasti ada polarisasi," ujar mantan gubernur DKI Jakarta itu.
Lebih lanjut, dia mengatakan polarisasi tak akan jadi perpecahan jika pemenanganya kontestasi itu merangkul semua pihak termasuk yang kalah. Kemudian, pihak yang kalah juga harus lapang dada menerima kekalahannya.
"Dengan begitu demokrasi akan mengalami kemajuan. Tapi kalau yang menang tidak merangkul semua dan yang kalah tidak mau menerima hasil, ya demokrasi akan rusak," ujarnya.
Anies pun mengklaim saat dirinya jadi gubernur DKI Jakarta, dia sudah merangkul setiap pihak. Dia mengaku ke depan juga akan mengedepankan prinsip serupa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melantik 36 pejabat eselon II Kemenkeu, terbanyak di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
PSIS Semarang resmi menunjuk Widodo C Putro sebagai pelatih anyar untuk memburu target promosi ke Liga 1 musim 2026/27.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.