PNBP Visa Naik, Imigrasi Kantongi Rp2,8 Triliun pada Semester I
PNBP visa Ditjen Imigrasi naik 6,42% menjadi Rp2,81 triliun pada semester I 2026 di tengah penguatan layanan dan pengawasan keimigrasian.
Ilustrasi satelit komunikasi/Wikimedia Commons
Harianjogja.com, JAKARTA—Para astronom mendeteksi sinyal radio dari ruang angkasa menggunakan trik kosmik yang pertama kali diprediksi oleh Einstein.
Dengan menggunakan ruang-waktu yang melengkung sebagai kaca pembesar, para astronom telah menangkap sinyal terjauh dari jenisnya dari galaksi terpencil, dan itu dapat membuka jendela tentang bagaimana alam semesta kita terbentuk.
Sinyal frekuensi radio pemecah rekor, diambil oleh Giant Metrewave Radio Telescope (GMRT) di India, berasal dari galaksi SDSSJ0826+5630, terletak 8,8 miliar tahun cahaya dari Bumi, yang berarti sinyal dipancarkan ketika alam semesta kira-kira berukuran sepertiga dari usianya saat ini.
Sinyal itu adalah garis pancaran dari unsur paling purba di alam semesta: hidrogen netral. Sebagai buntut dari Big Bang, unsur ini ada di seluruh kosmos sebagai kabut turbulen yang darinya bintang dan galaksi pertama akhirnya terbentuk. Para astronom telah lama mencari sinyal jauh dari hidrogen netral dengan harapan menemukan saat bintang pertama mulai bersinar, tetapi sinyal tersebut terbukti sulit dikenali, mengingat jaraknya yang luar biasa.
Sebuah studi baru, yang diterbitkan 23 Desember di jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society, menunjukkan bahwa efek yang disebut pelensaan gravitasi dapat membantu para astronom menemukan bukti hidrogen netral.
"Sebuah galaksi memancarkan berbagai jenis sinyal radio," kata penulis utama studi Arnab Chakraborty, kosmolog di McGill University di Kanada, dalam sebuah pernyataan.
"Sampai sekarang, hanya mungkin menangkap sinyal khusus ini dari galaksi terdekat, membatasi pengetahuan kita pada galaksi-galaksi yang lebih dekat ke Bumi."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
PNBP visa Ditjen Imigrasi naik 6,42% menjadi Rp2,81 triliun pada semester I 2026 di tengah penguatan layanan dan pengawasan keimigrasian.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Agustus 2026 lengkap, mulai SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga Saturday Night Service beserta syaratnya.
SIM Keliling dan Samsat Keliling malam di SSA Bantul Agustus 2026 melayani perpanjangan SIM serta pembayaran PKB tahunan. Cek jadwal dan syaratnya.
Jadwal SIM Keliling Sleman Agustus 2026 lengkap di MPP, Sleman City Hall, SIMMADE, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C, serta layanan Satpas.
Jadwal SIM Keliling Jogja Agustus 2026 lengkap dengan lokasi, syarat, biaya perpanjangan SIM, dan layanan Drive Thru MPP Kota Jogja.
Cakupan UHC Bantul turun tipis menjadi 98,67 persen pada Juli 2026. Dinkes memastikan angka tersebut masih di atas target minimal 98 persen dengan dukungan angg