Bukan Cuma Cokelat, Ini 10 Ide Kado Valentine yang Tak Kalah Romantis
Berikut 10 ide kado Valentine terbaik selain cokelat agar hadiah Anda kepada pasangan tidak itu-itu saja.
Jusuf Hamka, konglomerat di balik Tol Getaci yang akan tembus Tol Jogja Solo./JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, SOLO—Konglomerat Jusuf Hamka berada di balik proyek Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci), tol terpanjang kedua di Indonesia yang akan tembus Tol Jogja Solo setelah tersambung dengan Tol Jogja Cilacap. Jusuf Hamka bercita-cita membangun 1.000 masjid.
Getaci merupakan tol yang akan menghubungkan Jawa Barat dengan Jawa Tengah. Memiliki panjang 206,65 km, Getaci akan menjadi jalan tol terpanjang kedua di Indonesia setelah Tol Lampung Palembang.
Jusuf Hamka menjadi salah satu kongomerat yang namanya ada dalam proyek jalan tol ini. Yusuf Hamka berada di balik perusahaan miliknya PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), yang menjadi salah satu pemegang saham PT Jasa Sarana, yang merupakan BUMD Jabar.
BACA JUGA: Tol Terpanjang Kedua di Indonesia Tersambung Tol Jogja Solo dan Jogja Cilacap, Ini Jalurnya
Jusuf Hamka selama ini dikenal sebagai konglomerat jalan tol Indonesia. Sebelumnya, Jusuf Hamka juga terlibat dalam proyek pembangunan jalan tol Cawang-Tanjung Priok sepanjang 19,03 km.
Jusuf Hamka lahir di Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada 5 Desember 1957. Dia memiliki nama kecil Alun Joseph. Akan tetapi, Jusuf Hamka baru mengubah namanya saat memutuskan untuk menganut agama Islam pada 1981.
Nama belakangnya didapat dari tokoh Muslim Indonesia Buya Hamka yang namanya tentu tak asing lagi di telinga. Perjalanan Jusuf Hamka menjadi seorang mualaf bukan tanpa sandungan. Ia sempat mengalami penolakan demi penolakan dari keluarga yang mayoritas adalah Tionghoa.
BACA JUGA: Info Terbaru, Tol Jogja Solo Seksi 1 Selesai Dibangun Tahun Ini
Orang tua Jusuf Hamka juga bukan orang sembarangan karena berasal dari keluarga moderat. Ayahnya, Joseph Suhaimi (Jauw To Tjiang) merupakan seorang dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Jakarta. Sementara ibunya, Suwanti Suhaimi (Siaw Po Swan) adalah seorang guru.
Jusuf Hamka juga pernah menunaikan ibadah haji pada 1984. Jiwa bisnis sudah dimiliki Jusuf Hamka sejak kecil. Saat tumbuh di daerah Pasar Baru, Jakarta Pusat, Jusuf Hamka sering berjualan es mambo, kacang dan beberapa camilan kecil lainnya untuk menambah uang jajan.
Kini, Jusuf Hamka menjadi salah satu konglomerat muslim yang sangat sukses di Indonesia. Dia bercita-cita membangun 1.000 masjid.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berikut 10 ide kado Valentine terbaik selain cokelat agar hadiah Anda kepada pasangan tidak itu-itu saja.
PSIM Jogja menang 2-1 atas Madura United di Bantul. Hasil ini membuat Persis Solo masih punya peluang lolos dari degradasi Liga 1.
AC Milan menang 2-1 atas Genoa pada pekan ke-37 Liga Italia 2025/26 dan naik ke posisi ketiga klasemen sementara Serie A.
Juventus kalah 0-2 dari Fiorentina dan terlempar dari empat besar klasemen Liga Italia 2025/26. Peluang ke Liga Champions makin berat.
Penjaringan siswa Sekolah Rakyat di Gunungkidul dimulai untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA bagi keluarga kurang mampu.
Warga Desa Narasaosina menyerahkan 57 senjata rakitan sisa konflik Adonara Timur kepada Polres Flores Timur demi menjaga perdamaian.