Advertisement
Indonesia Peringatkan Israel Agar Jangan Ganggu Ketenangan Dunia
Warga Palestina berjalan di lapangan tempat Mesjid Al-Aqsa berdiri, yang dikenal oleh Muslim sebagai "Noble Sanctuary" dan untuk Yahudi sebagai "Temple Mount" di Kota Tua Yerusalem, Jumat (21/5/2021)./Antara - Reuters/Ammar Awad\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) RI Ma’ruf Amin angkat bicara perihal Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir berkunjung ke kompleks Masjid Al-Aqsa, sehingga mengejutkan masyarakat internasional. Dia meminta Israel tidak mengganggu ketenangan dunia,
Dia menekankan Indonesia selalu konsisten menjalankan politik luar negeri yang memberikan dukungan penuh terhadap perjuangan Palestina.
Advertisement
Oleh karena itu, satu hari setelah kejadian, Pemerintah Indonesia memberikan pernyataan yang mengutuk kunjungan Menteri Keamanan Nasional Israel ke kompleks Masjid Al-Aqsa.
BACA JUGA : Menlu Tegaskan Indonesia-Israel Tak Ada Hubungan Diplomatik
“Kalau ini melanggar kesepakatan internasional, harus diperingatkan,” tegasnya dikutip melalui Youtube Sekretariat Wapres, Selasa (10/1/2023).
Lebih jauh, dia menegaskan bahwa Indonesia juga menyerukan masyarakat internasional khususnya PBB untuk terus mendesak Israel guna menghentikan segala tindakan yang dapat mempengaruhi stabilitas dan keamanan di kawasan.
Wapres RI Ke-13 ini pun berharap, situasi antara Palestina dan Israel tidak semakin diperkeruh, mengingat dunia internasional masih terdampak dari peperangan Rusia dan Ukraina.
“Kita sudah dalam keadaan tidak baik-baik saja. Sudah ada perang Rusia-Ukraina, jangan ditambahkan lagi nanti dunia ini akan dihebohkan hal-hal yang baru mengganggu ketenangan,” pungkas Ma’ruf.
Untuk diketahui, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir, mengunjungi kompleks Masjid Al-Aqsa pada Selasa (3/1/2023) waktu setempat. Ini menjadi kunjungan pertama Ben-Gvir sejak menjabat dalam pemerintahan yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu.
BACA JUGA : Indonesia Berpeluang Buka Hubungan dengan Israel, Begini
Adapun, kunjungan Ben-Gvir ini memancing kemarahan Palestina, yang memandang kunjungan itu sebagai provokasi.
Bahkan, Menteri yang beraliran ultranasionalis dan ekstrem kanan ini baru-baru ini memerintahkan polisi untuk mencopoti seluruh bendera Palestina dari tempat umum. Dia menyebut pengibaran bendera itu berarti mendukung terorisme. Padahal, hukum Israel tidak melarang bendera Palestina dikibarkan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Van Gastel: PSIM Layak Dapat Hasil Lebih Baik dari Dewa United
Advertisement
Advertisement






