Advertisement
Firli Bahuri Minta Penyidik Tak Ragu Lakukan OTT, KPK Lawan Luhut?
Ketua KPK Firli Bahuri saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Minggu (6/12/2020) terkait penahanan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara. - Antara/Humas KPK
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri meminta jajarannya tidak ragu melakukan tindakan tegas dalam proses penegakan hukum, termasuk operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pelaku korupsi.
Hal itu diungkapkan oleh Firli karena KPK ke depan semakin berat. Tangkap tangan diperlukan untuk menimbulkan efek jera kepada para pelakunya. "Jangan pernah ada keraguan untuk bertindak tegas melakukan tindakan penegakan hukum bagi pelaku korupsi termasuk tindakan tangkap tangan," kata Firli di Gedung KPK, Selasa (27/12/2022).
Advertisement
BACA JUGA : Luhut: Kalau Sistem Bagus, Tak Perlu OTT Lagi!
Firli menegaskan KPK adalah lembaga negara yang masuk dalam rumpun eksekutif, baik pelaksanaan tugas maupun wewenangnya. Kendati demikian, Firli menekankan bahwa tugas dan wewenang KPK dalam memberantas korupsi tidak tunduk pada kekuasan manapun.
"Tidak terpengaruh kepada kekuasaan manapun dan KPK tidak tunduk kepada siapapun," kata Firli.
Lebih lanjut, Firli menjelaskan bahwa KPK tidak hanya fokus pada kerja di bidang penindakan tetapi juga pendidikan antikorupsi ke masyarakat luas.
Dia juga menyebut akan terus melakukan kegiatan pencegahan seperti kajian, telaah, serta memberikan rekomendasi mengenai perbaikan sistem.
BACA JUGA : Respons KPK Soal Pernyataan Luhut yang Sebut OTT
Isu tentang OTT muncul pada beberapa pekan lalu usai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut bahwa OTT tidak bagus bagi reputasi negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dinsos Sleman Fasilitasi Puluhan Dokumen Kependudukan Warga Marginal
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- DIY di Jalur Aktif Bumi: Mengapa Gempa Bumi Kerap Mengguncang Jogja
- 247 Guru Honorer Bantul Belum Diangkat P3K Paruh Waktu
- Pemkab Bantul Siapkan Rp2,4 Miliar Tangani Dampak Bencana di 14 Titik
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 6 Februari 2026
- BBPPMT Jogja Bahas Tindak Lanjut Riset Trans Patriot
- Cuaca DIY Jumat 6 Februari: Semua Wilayah DIY Hujan Ringan
- Jelang Ramadan 2026, Harga Pangan di Jogja Masih Stabil
Advertisement
Advertisement



