Dompet Dhuafa Kerahkan Tim Bantu Percepat Pemadaman Kebakaran Bromo
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC), Erick Thohir dalam jumpa pers \"Asian Games 2018 Majukan Produk dalam Negeri\", di Lobby Media Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Rabu (30/5/2018). /Suara.com- Arif Apriadi
PADANG—Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan salah satu syarat mutlak meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat adalah dengan gencar membangun infrastrukturnya. Oleh karena itu, BUMN serius menuntaskan pembangunan salah satu sarana transportasi yang krusial di Sumatera Barat yaitu Fly Over Sitinjau Lauik.
“InsyaAllah mulai beroperasi pada akhir 2025 untuk mendorong pengembangan pariwisata dan konektivitas di Sumatera Barat,” ujar Erick..
Proyek Sitinjau Lauik dilaksanakan dengan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). KPBU ini dilaksanakan oleh salah satu BUMN, yaitu Hutama Karya (HK). HK mengembangkan proyek tersebut untuk mengurai persoalan lalu lintas antara Padang - Solok, Sumatera Barat (Sumbar).
Erick mengungkapkan hal tersebut saat melakukan kunjungan di lokasi rencana pembangunan Flyover Sitinjau Lauik, Sumatera Barat, kemarin.
“Meninjau rencana pembangunan fly over Sitinjau Lauik sepanjang 10,5 kilometer dengan nilai investasi Rp 4,8 triliun. Ini akan dibangun Hutama Karya dengan skema KPBU bersama Kemenpupr [Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat],” ungkap Erick.
Erick mengatakan kelengkapan infrastruktur akan memberikan manfaat luas pada percepatan pertumbuhan ekonomi suatu kawasan. Salah satu manfaat yang pasti akan diperoleh adalah peningkatan di sektor pariwisata.
Dia menambahkan, Provinsi Sumatera Barat sudah saatnya dan pantas untuk menjadikan pariwisata sebagai tujuan utama. Pemikiran tentang pengembangan ekonomi sangat pantas dilakukan di Sumatera Barat karena daerah ini memiliki akar sejarah kuat, karena banyak tokoh pejuang kemerdekaan RI berasal dari Ranah Minang ini, salah satunya adalah Wakil Presiden RI Pertama Mohammad Hatta.
“Sumbar tidak pernah dipikirkan menjadi nomor dua. Banyak tokoh dari Sumbar yang memperjuangkan Kemerdekaan RI. Wakil Presiden kita Pak Moh Hatta kan dari Sumbar. Bagaimana bisa menyeimbangkan perekonomian. Beliau Tokoh Koperasi, saya sangat mengidolakan beliau dan saya banyak belajar filosofi dari beliau,” ujar Erick.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026