Advertisement
PBB Sebut Warga Sipil Ukraina Hadapi Ujian untuk Bertahan Hidup
Ilustrasi - Militer Ukraina klaim serang pertahanan udara Rusia di Kherson, Rabu (2/11/2022). - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - PBB mengatakan bahwa serangan Rusia terhadap infrastruktur energi Ukraina, dengan suhu yang dingin, menciptakan kebutuhan baru dalam perang. Warga Ukraina menghadapi ujian untuk bertahan hidup.
Wakil Sekretaris Jenderal Urusan Kemanusiaan PBB Martin Griffiths memerinci ke Dewan Keamanan PBB pada Selasa (6/12/2022) bahwa jumlah kematian meluas, sejak invasiĀ Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022.
Advertisement
Dia mengatakan bahwa situasi telah memburuk oleh serangan Moskow baru-baru ini terhadap infrastruktur utilitas penting Ukraina. Hal itu menyebabkan jutaan orang tanpa akses ke sumber panas, listrik dan air, menambah krisis kemanusiaan yang disebabkan oleh perang.
Griffiths mengatakan ada lebih dari 14 juta orang kini terpaksa mengungsi dari rumah mereka di Ukraina, termasuk 7,8 juta orang mencari perlindungan di tempat lain di Eropa.
Selain itu, berdasarkan data dari kantor HAM PBB, sebanyak 17.023 warga sipil telah tewas, termasuk 419 anak-anak per 1Desember 2022, dan jumlah sebenarnya jauh lebih banyak.
Lebih lanjut, setidaknya terdapat 715 serangan Rusia yang menghantam fasilitas kesehatan di Ukraina, seperti dilansir dari Aljazeera, Rabu (7/12/2022).
"Akibat serangan terhadap infrastruktur sipil, orang-orang kehilangan perawatan kesehatan dan anak-anak kehilangan pendidikan. Di Ukraina hari ini, kemampuan warga sipil untuk bertahan hidup diserang," kata Griffiths.
Dewan Keamanan PBB telah bertemu puluhan kali di Ukraina sejak Februari 2022, tetapi tidak dapat mengambil tindakan yang berarti.
Rusia adalah salah satu dari 5 anggota di badan yang beranggotakan 15 negara yang memiliki hak veto, bersama dengan China, Prancis, Inggris dan Amerika Serikat (AS).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ayatollah Khamenei Dikabarkan Meninggal dalam Serangan AS-Israel
- Perang AS-Israel vs Iran, 58 Ribu Jemaah Umrah RI Masih di Arab Saudi
- IRGC Klaim Selat Hormuz Ditutup Usai Serangan AS-Israel
- IRGC: Rudal Iran Hantam Pangkalan AS dan Israel
- Dampak Serangan AS-Israel, Korban Pelajar di Iran Tewas Capai 85 Orang
Advertisement
Kecelakaan Jalan Jogja-Wates Tewaskan Pengendara Motor
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 28 Februari 2026
- THR Gubernur Jateng 2026 Rp8 Juta, Total ASN Rp380 Miliar
- AKBP Didik Terima Uang Keamanan dari Bandar Narkoba Koko Erwin
- MBG DIY Diawasi dengan AI untuk Cegah Keracunan
- Dubes Palestina Puji Dukungan Indonesia untuk Gaza
- YIA Borong 6 Penghargaan ASQ Asia-Pasifik 2025
- DKP DIY Genjot Konsumsi Ikan dengan 795 Kegiatan di 2026
Advertisement
Advertisement








