Masyarakat Jangan Mudah Termakan Hoaks di Era Banjir Informasi
Wakil Ketua DPRD DIY Budi Waljiman mengingatkan pentingnya literasi digital agar masyarakat mampu memilah informasi dan terhindar dari hoaks.
Program Campaign Trenggiling at Nglanggeran / Ist
Mahasiswa D4 Bisnis Perjalanan Wisata Sekolah Vokasi UGM telah melaksanakan program Campaign Trenggiling at Nglanggeran sebagai pemenuhan tugas akhir dengan dosen pengampu Eska Nia Sarinastiti, S.I.Kom., M.A., CPR., CHE yang bermitra dengan Desa Wisata Nglanggeran.
Trenggiling at Nglanggeran sendiri memiliki makna yang berarti Trekking and Planting for Healing the Soul. Kegiatan Trenggiling at Nglanggeran ini telah sukses dilaksanakan pada Sabtu, 3 Desember 2022 bertempat di Gunung Api Purba sebagai salah satu destinasi unggulan dan Embung Nglanggeran. Kegiatan tersebut diikuti oleh 23 peserta yang berasal dari mahasiswa dan masyarakat umum.
Kegiatan Trenggiling at Nglanggeran merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan untuk mengangkat kembali awareness dari masyarakat terhadap keberadaan Gunung Api Purba di Desa Wisata Nglanggeran setelah adanya pandemi Covid-19. Tidak hanya sebagai salah satu program untuk meningkatkan kunjungan, Trenggiling at Nglanggeran juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada peserta agar ikut menjaga kekayaan alam di sekitar kita supaya tetap terjaga kelestariannya.
Trenggiling at Nglanggeran memiliki beberapa aktivitas, seperti trekking di Gunung Api Purba, gerakan menanam pohon, dan makan kembulan bersama. Selain itu, dilakukan juga kegiatan FGD atau Focus Group Discussion yang dilakukan oleh panitia dan peserta sebagai wadah untuk bertukar informasi dan pendapat. Selama kegiatan berlangsung, Trenggiling at Nglanggeran ini didampingi oleh Bapak Triyana selaku Tour Guide di Gunung Api Purba dan Bapak Heru Purwanto selaku kepala bagian pemasaran di Desa Wisata Nglanggeran.
Tagar LangkahCintaUntukNglanggeran menjadi poin utama sebagai bentuk dari kegiatan Trenggiling at Nglanggeran dalam meningkatkan gerakan konservasi. Tidak hanya itu, aktivitas planting juga menjadi upaya untuk menjaga Gunung Api Purba sebagai salah satu lingkungan konservasi kawasan Geosite di Gunung Sewu UNESCO Global Geopark (UGG). Dengan #LangkahCintaUntukNglanggeran yang digaungkan dalam acara Trenggiling at Nglanggeran ini diharapkan peserta tidak hanya berkunjung namun juga turut ambil bagian untuk mencintai dan menjaga Gunung Api Purba.
Salah satu peserta mengungkapkan jika kegiatan Trenggiling at Nglanggeran yang baru pertama kali diselenggarakan ini menjadi motivasi dan semangat bagi semua kalangan dalam menjaga lingkungan dan dapat dilakukan secara rutin. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendukung dan memberikan wawasan terhadap pentingnya gerakan konservasi bagi lingkungan kedepannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wakil Ketua DPRD DIY Budi Waljiman mengingatkan pentingnya literasi digital agar masyarakat mampu memilah informasi dan terhindar dari hoaks.
Arif Aiman disorot akun Malaysia setelah Indonesia ditahan 0-0. Winger JDT itu disebut lebih hebat dari pemain Timnas Indonesia.
Harga emas Pegadaian 29 September 2026 untuk Antam, Galeri24, dan UBS lengkap dengan harga jual serta buyback berbagai ukuran.
FIFA membahas kemungkinan dana tambahan untuk 211 asosiasi anggota. UEFA dan Concacaf mengusulkan minimal US$10 juta per anggota.
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menghadirkan Rephaim, entitas kuno yang memperluas teror hingga satu wilayah. Tayang 8 Oktober 2026.
Polisi mengamankan remaja di Maguwoharjo, Sleman, setelah kecelakaan. Polisi menemukan celurit 50 cm yang diduga akan digunakan untuk tawuran.