Dana Desa Dikunci 58 Persen untuk KDMP, Kades Bersiap Ambil Sikap
Pimpinan organisasi kepala desa akan rapat menyikapi kritik Presiden Prabowo dan aturan PMK 7/2026 yang mengunci 58 persen Dana Desa untuk KDMP.
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah dari Fraksi PDIP./Dok. DPR
Harianjogja.com, JAKARTA-- Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Said Abdullah mengatakan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal pilih pemimpin yang berambut bukan dimaksudkan meng-endorse Ganjar Pranowo.
Said merasa, kriteria yang disampaikan Jokowi sangat umum. Oleh sebab itu, dia menanggap tak ditujukan untuk salah satu bakal calon presiden tertentu.
“Presiden tidak meng-endorse siapa pun pemaknaan dari saya, karena apa? Karena memang relawan-relawan ini kan bagian dari kawan-kawan yang ingin memenangkan seseorang, bahwa bapak presiden memberikan kriteria toh kriterianya umum banget kok,” ujar Said kepada awak media di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (28/11/2022).
Dia meyakini, Jokowi sangat tahu konstitusi sudah mengatur yang berhak mencalonkan presiden dan wakil presiden hanya partai politik atau gabungan partai politik.
Oleh sebab itu, Said merasa Jokowi tak akan mencampuri urusan partai politik sebab kedaulatan partai politik sudah diatur dalam Undang-undang.
“Partai politik pasti berdaulat. Kan tidak mungkin presiden akan mengintervensi parpol,” jelasnya.
Sebelumnya, Jokowi mengingatkan agar hati-hati memilih presiden. Dia mengungkap sejumlah kriteria untuk Pilpres 2024.
Salah satunya adalah rambut putih. Menurutnya, pemimpin yang rambutnya putih cenderung memikirkan rakyatnya.
"Saya ulang jadi pemimpin yang mikirin rakyat itu kelihatan dari penampilannya, dari kerutan di wajahnya, kalau wajahnya cling bersih, tidak ada keritan di wajahnya hati hati, lihat juga lihat rambut rambutnya, kalau rambutnya putih semua ini mikir rakyat ini," kata Jokowi dalam pidatonya di acara Nusantara Bersatu, di Jakarta, Sabtu (26/11/2022).
BACA JUGA: Tok! UMP DIY 2023 Naik 7,6 Persen, Jadi Rp1,9 Juta
Santok, banyak yang berasumsi bahwa pernyataan Jokowi ditujukan untuk mendukung Ganjar Pranowo. Apalagi, Ganjar dikenal dengan rambutnya yang serba putih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Pimpinan organisasi kepala desa akan rapat menyikapi kritik Presiden Prabowo dan aturan PMK 7/2026 yang mengunci 58 persen Dana Desa untuk KDMP.
Kejagung menyita Lamborghini Aventador milik tersangka kasus korupsi tambang bauksit PT QSS di Kalbar. Sejumlah aset lain turut diamankan.
AI kini bisa membuat aplikasi dan menulis kode program. Guru Besar UII menegaskan lulusan informatika tetap dibutuhkan, tetapi harus naik kelas.
Perbaikan Jembatan Bronjong Kulonprogo segera dimulai dengan anggaran Rp638,5 juta untuk memulihkan akses vital warga Panjatan.
Bea Cukai menyita ribuan balepress senilai Rp54 miliar di Jakarta dan Kalbar. Pemilik gudang, kontainer, hingga jaringan penyelundupan masih diburu.
KPK memeriksa anggota DPR Nabil Husien untuk menelusuri aliran uang kasus dugaan gratifikasi batu bara di Kutai Kartanegara.