Advertisement

Jokowi Minta Kepala Negara Patungan Dana Pandemi, Indonesia Sumbang Rp750 Miliar

Akbar Evandio
Selasa, 15 November 2022 - 16:57 WIB
Bhekti Suryani
Jokowi Minta Kepala Negara Patungan Dana Pandemi, Indonesia Sumbang Rp750 Miliar Presiden Jokowi menyambut Presiden AS Joe Biden di venue utama KTT G20 di The Apurva Kempinski Bali, Kawasan Nusa Dua, Bali pada Selasa (15/11 - 2022). Dok. Media G20

Advertisement

Harianjogja.com, BADUNG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan meminta setiap Kepala Negara anggota G20 untuk menyumbang dana pandemi (pandemic fund) sebagai strategi dan antisipasi melawan kondisi serupa pada masa yang akan datang.

Hal ini disampaikannya saat membuka sesi II Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Candi Ballroom, The Apurva Kempinski, Bali, Selasa (14/11/2022). Indonesia pun menyumbang sekitar US$50 juta atau setara Rp750 miliar (Rp15.000 per dolar AS).

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Saya mengajak semua berkontribusi [terhadap dana pandemi]. Indonesia telah berkomitmen dengan memberikan US$50 juta, [saya harap] G20 juga harus ikut mengawal proses pembentukan traktat pandemi. Ini penting untuk memperkuat kesiap siagaan di tingkat Nasional, Kawasan, dan Global,” tuturnya, di Candi Ballroom, The Apurva Kempinski, Bali, Selasa (14/11/2022).

Jokowi melanjutkan, meskipun keadaan dunia telah makin pulih dari pandemi Covid-19, tetapi diimbaunya agar setiap pemimpin Negara G20 tidak lengah. Penyebabnya, darurat kesehatan yang berikutnya dapat muncul kapan saja.

“Kali dunia harus lebih siap, sebab kesiap siagaan kita akan menyelamatkan nyawa dan perekonomian kita. G20 harus mengambil langkah nyata dan segera,” ujarnya.

BACA JUGA: Vaksin Booster Mulai Dijual 12 Januari, Ini Harganya

Lebih lanjut, dia mengatakan salah satu indikator keberhasilan KTT G20 di Bali adalah telah berhasilnta terbentuk dana pandemi. Meski begitu, upaya tersebut diyakini Jokowi harus diikuti dengan penambahan kontribusis pendanaan agar berfungsi secara optimal.

“Dunia tidak boleh mengulang kesalahan saat pandemi Covid-19. Ini adalah pelajaran berharga untuk menyiapkan dunia dari darurat kesehatan global. ‘Never Again’ harus menjadi mantra kita bersama,” pungkas Jokowi.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Infrastruktur Menentukan Kemajuan Pariwisata 

Bantul
| Selasa, 29 November 2022, 21:47 WIB

Advertisement

alt

Masangin Alkid, Tembus Dua Beringin Bakal Bernasib Mujur

Wisata
| Selasa, 29 November 2022, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement