Vaksin Booster Mulai Dijual 12 Januari, Ini Harganya

Ilustrasi vaksin Covid-19. - Antara
03 Januari 2022 11:07 WIB Mia Chitra Dinisari News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah segera memulai vaksin Covid-19 booster pada 12 Januari 2022 mendatang. Pemerintah masih menggodok aturan pelaksanaannya.

Namun, sebelumnya Menkes Budi Gunadi Sadikin menjelaskan kelompok lanjut usia (lansia) akan mendapat booster secara gratis asalkan terdaftar sebagai penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan. 

“Jumlahnya ada 83,1 juta orang yang ditanggung APBN dan disiapkan 92 juta vaksin. Sisanya biaya mandiri dengan total 125,2 juta orang atau setara 139 juta vaksin. Untuk vaksinasi ini ada cadangan vaksin 10 persen,” ujar Budi Gunadi Sadikin seperti dikutip dari JIBI beberapa waktu lalu. 

Dia menegaskan vaksin dosis ketiga akan dibedakan secara labeling dan harganya ditentukan oleh pemerintah. Budi Gunadi mengatakan harga vaksin dosis ketiga atau booster berkisar di bawah Rp300.000 untuk satu kali vaksin. 

Sementara itu,  Direktur Keuangan Kalbe Farma Bernadus Karmin mengusulkan HET terkait dengan vaksinasi booster itu mengikuti rentang harga vaksin gotong royong yang berlaku saat ini.

“Ini menurut saya menjadi bagian dari yang akan diatur oleh pemerintah. Mungkin akan tetap di rentang harga dari vaksin-vaksin yang sudah dipakai sekarang ini,” kata Bernadus.

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/4643/2021 tentang Penetapan Besaran Harga Pembelian Vaksin Produksi Sinopharm dan Tarif Maksimal Pelayanan untuk Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong, harga pembelian vaksin untuk satu dosis mencapai Rp321.660 yang dibeli oleh badan hukum atau badan usaha dengan keuntungan 20 persen tanpa PPN.

Selanjutnya, tarif maksimal pelayanan vaksinasi untuk satu dosis sebesar Rp119.910 yang digunakan oleh fasilitas pelayanan kesehatan milik masyarakat atau swasta dengan keuntungan 15 persen tanpa PPh.

Sumber : JIBI/Bisnis.com