Praperadilan Roy Suryo Soroti Penangkapan hingga Penggeledahan
Praperadilan Roy Suryo menggugat keabsahan penangkapan, penahanan, penggeledahan, dan pencekalan oleh Polda Metro Jaya.
Ilustrasi - Seorang karyawan memandu di dalam tambang tungsten di Provinsi Gangwon, Korea Selatan, Kamis (31/3/2022). REUTERS/Heo Ran/foc/sad (REUTERS/HEO RAN)
Harianjogja.com, SEOUL—Dua penambang Korea Selatan yang terperangkap dalam tambang seng yang runtuh di Bonghwa, terletak di kawasan timur laut, berhasil keluar hidup-hidup pada Jumat (4/11/2022) malam setelah sembilan hari.
Peristiwa itu terjadi ketika Korsel berduka atas tragedi Halloween yang mematikan di Itaewon, kata para pejabat pada Sabtu (5/11/2022) dikutip dari Yonhap.
Otoritas pemadam kebakaran setempat mengatakan dua penambang berjalan keluar dari tambang bawah tanah yang runtuh setelah tanah longsor pada 26 Oktober melalui upaya penyelamatan yang berfokus pada pengeboran lubang.
Keduanya selamat dengan mengonsumsi bubuk kopi instan manis dan mendirikan tenda dengan plastik di dalam tambang yang runtuh untuk menghangatkan diri.
Sebelumnya, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol mengumumkan masa berkabung selama seminggu hingga 5 November setelah 156 orang tewas dalam kerumunan massa di Itaewon, Seoul selama perayaan Halloween.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Praperadilan Roy Suryo menggugat keabsahan penangkapan, penahanan, penggeledahan, dan pencekalan oleh Polda Metro Jaya.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Lima peserta SPPI meninggal saat pelatihan bela negara. Pengamat mendesak investigasi independen dan audit total sistem pelatihan.
Manchester City resmi menunjuk Enzo Maresca sebagai pelatih kepala hingga 2029. Mantan asisten Pep Guardiola itu menghadapi tantangan besar menjaga dominasi The
Pemkab Kulonprogo berencana menghidupkan kembali Alwa GERR Nostalgia di Alun-alun Wates untuk menggerakkan UMKM, budaya, dan hiburan masyarakat.