HUT Kota Jogja ke-270, Maswil Rilis Lagu Kamu itu Jogja Istimewa, Begini Liriknya
HUT Kota Jogja ke-270, Maswil merilis lagu Kamu itu Jogja Istimewa sekaligus mengajak berbagi dan bernyanyi bersama anak-anak di panti.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Generasi muda, terutama mahasiswa, perlu mempersiapkan diri untuk menata karir di masa depan. Pesatnya teknologi saat ini telah mengubah proses bisnis perusahaan menjadi lebih mudah.
Asistent Project Manager Coding Collective, Devika, mengatakan perubahan proses bisnis itu terjadi baik di perusahaan rintisan maupun perusahaan besar. Bidang yang menjadi salah satu peluang karir terbesar di berbagai sektor perusahaan adalah pemrograman.
Hal ini dapat ditandai dengan semakin banyaknya sektor yang memanfaatkan digitalisasi pada setiap proses bisnisnya, bahkan banyak perusahaan yang sudah menerapkan outsourcing untuk kebutuhan proyeknya.
“Meski pemrogram saat ini berpeluang besar untuk karier, namun tantangannya pun tidak kalah besar. Di dunia pekerjaan, pemrograman akan menjadi salah satu pekerjaan yang memiliki banyak suka dan dukanya. Bug itu sudah menjadi makanan sehari-hari yang harus segera dicari solusinya,” katanya pada webinar bertajuk Future Career Plans yang diselenggarakan oleh GDSC Universitas Jenderal Achmad Yani Jogja, Senin (31/10/2022).
Di samping menyelesaikan proyek, seorang pemrogram juga harus meluangkan banyak waktu untuk pembaruan pengetahuan seiring dengan perkembangan teknologi. Menjadi pemrogram ternyata banyak membantu Devika untuk mempertahankan daya ingat dan motivasi belajarnya karena banyak hal baru yang bisa membuka pikirannya secara lebih mendalam.
Di dunia pemrograman, mahasiswa perlu mempertahankan motivasi sehingga proses belajar tetap maksimal dan seluruh materi dapat diterima dengan baik.
Direktur PT Kode Kolektif Indonesia Abdul Latif Ikhlashul Mukmin mengatakan Coding Collective dapat membuka kesempatan bekerja sampai ke luar negeri, karena ada banyak klien Coding Collective yang berasal dari luar negeri sehingga kesempatan untuk bekerja di luar negeri juga harus dicapai oleh generasi muda Indonesia.
Para mahasiswa juga perlu mengambil peluang untuk mengembangkan karir mereka dan bersama Jogja Coding House. Jogja Coding House berada di bawah naungan Coding Collective yang dapat memberikan kesempatan bagi para developer bisa memperluas lingkup karirnya sampai ke luar negeri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HUT Kota Jogja ke-270, Maswil merilis lagu Kamu itu Jogja Istimewa sekaligus mengajak berbagi dan bernyanyi bersama anak-anak di panti.
Nelayan Gunungkidul mulai menangkap gurita. Sekali melaut, hasil tangkapan bisa mencapai 15 kilogram dengan harga hingga Rp100.000 per kilogram.
PSIM Jogja menang 2-1 atas Borneo FC tanpa Ze Valente. Caretaker Guntur Cahyo Utomo menegaskan kekuatan tim terletak pada kolektivitas pemain.
Bahlil Lahadalia melarang ekspor SDA Indonesia transit di negara lain. Ia meminta pengiriman LNG dan mineral langsung ke negara tujuan.
Pieter Huistra kecewa setelah PSS Sleman kalah dari Garudayaksa FC. Dua gol mudah dan kartu merah Kevin Gomes menjadi sorotan.
Kunjungan wisman ke DIY pada September 2026 turun 12,96% secara bulanan. Low season dan gangguan penerbangan akibat abu vulkanik menjadi faktor penyebab.