Wayang Kulit Semalam Suntuk, Ada Pesan Damai dan Kepedulian untuk NTT
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Generasi muda, terutama mahasiswa, perlu mempersiapkan diri untuk menata karir di masa depan. Pesatnya teknologi saat ini telah mengubah proses bisnis perusahaan menjadi lebih mudah.
Asistent Project Manager Coding Collective, Devika, mengatakan perubahan proses bisnis itu terjadi baik di perusahaan rintisan maupun perusahaan besar. Bidang yang menjadi salah satu peluang karir terbesar di berbagai sektor perusahaan adalah pemrograman.
Hal ini dapat ditandai dengan semakin banyaknya sektor yang memanfaatkan digitalisasi pada setiap proses bisnisnya, bahkan banyak perusahaan yang sudah menerapkan outsourcing untuk kebutuhan proyeknya.
“Meski pemrogram saat ini berpeluang besar untuk karier, namun tantangannya pun tidak kalah besar. Di dunia pekerjaan, pemrograman akan menjadi salah satu pekerjaan yang memiliki banyak suka dan dukanya. Bug itu sudah menjadi makanan sehari-hari yang harus segera dicari solusinya,” katanya pada webinar bertajuk Future Career Plans yang diselenggarakan oleh GDSC Universitas Jenderal Achmad Yani Jogja, Senin (31/10/2022).
Di samping menyelesaikan proyek, seorang pemrogram juga harus meluangkan banyak waktu untuk pembaruan pengetahuan seiring dengan perkembangan teknologi. Menjadi pemrogram ternyata banyak membantu Devika untuk mempertahankan daya ingat dan motivasi belajarnya karena banyak hal baru yang bisa membuka pikirannya secara lebih mendalam.
Di dunia pemrograman, mahasiswa perlu mempertahankan motivasi sehingga proses belajar tetap maksimal dan seluruh materi dapat diterima dengan baik.
Direktur PT Kode Kolektif Indonesia Abdul Latif Ikhlashul Mukmin mengatakan Coding Collective dapat membuka kesempatan bekerja sampai ke luar negeri, karena ada banyak klien Coding Collective yang berasal dari luar negeri sehingga kesempatan untuk bekerja di luar negeri juga harus dicapai oleh generasi muda Indonesia.
Para mahasiswa juga perlu mengambil peluang untuk mengembangkan karir mereka dan bersama Jogja Coding House. Jogja Coding House berada di bawah naungan Coding Collective yang dapat memberikan kesempatan bagi para developer bisa memperluas lingkup karirnya sampai ke luar negeri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Guru SD menyoroti fenomena anak socially awkward di sekolah di tengah meluasnya smartphone dan AI serta pentingnya interaksi langsung.
Kemensos menahan sementara bansos untuk lebih dari 1.400 KPM terindikasi judol. Verifikasi dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Kemenhut menetapkan MTN dan AK sebagai tersangka pembakaran hutan di Tanjung Jabung Barat, Jambi. Keduanya terancam pidana hingga 15 tahun.
Kemenkes menyebut sekitar 3,3 juta lansia berisiko terdampak abu erupsi Anak Krakatau. Lansia diminta mendapat perlindungan khusus.
Layanan Ketapang-Gilimanuk kembali normal setelah sempat tertunda. ASDP mengoptimalkan kapal dan menambah armada untuk mengurai antrean.