Advertisement

Rusia Gembleng Relawan Perang di Siberia, Bakal Pukul Balik Ukraina?

Edi Suwiknyo
Minggu, 09 Oktober 2022 - 12:57 WIB
Bhekti Suryani
Rusia Gembleng Relawan Perang di Siberia, Bakal Pukul Balik Ukraina? Tentara Rusia. - Reuters

Advertisement

Harianjgoja.com, JAKARTA – Rusia terus mempersiapkan relawan dan warga sipil untuk melanjutkan misi peperangan di Ukraina. 

Seperti diketahui, pasukan Kremlin saat ini menderita kerugian dalam hal personel maupun peralatan militer. Tentara Rusia juga dipukul mundur dari sejumlah wilayah di Ukraina.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Mobilisasi parsial adalah salah saatu cara yang ditempuh untuk mempertahankan kehadiran Rusia di wilayah yang telah mereka duduki.

Situs resmi Kementerian Pertahanan Rusia mengabarkan bahwa relawan dan warga yang dipanggil sebagai bagian dari mobilisasi parsial melanjutkan pelatihan mereka di pusat-pusat pembentukan dan koordinasi unit-unit di Siberia.

“Kelas praktis diadakan di semua disiplin pelatihan tempur. Prajurit mengasah keterampilan gerakan mereka di medan perang, menembak dari berbagai jenis senjata, dan diuji dengan kendaraan lapis baja,” tulis keterangan resmi yang dikutip, Minggu (9/10/2022).

BACA JUGA: Mahasiswa UGM Tewas Usai Lompat dari Lantai 11 Hotel di Jalan Colombo

Pihak Kemhan Rusia menambahkan bahwa para relawan tersebut dalam beberapa hari mendatang akan mulai berlatih mengemudikan tank dan menembak dari senjata mereka.

Kondisi Garis Depan

Sementara itu, Rusia telah menunjuk pimpinan baru operasi khusus di Ukraina. Jenderal Angkatan Darat Sergei Surovikin diangkat menjadi komandan Pengelompokan Pasukan (Pasukan) Gabungan di bidang operasi militer khusus.

Advertisement

Kemhan Rusia juga melaporkan bahwa pihaknya telah berhasil menahan serangan Ukraina yang mencoba menyerang ke arah pemukiman Pershotravneve dan Yagodnoe di wilayah Kharkov.

“Lebih dari 100 prajurit Ukraina, dua tank, lima kendaraan tempur infanteri dan empat kendaraan hancur.”

Selain itu, sebagai akibat dari serangan besar-besaran terhadap cadangan musuh yang maju di wilayah pemukiman Petropavlovka, wilayah Kharkiv, lebih dari 110 prajurit Ukraina dari brigade mekanis ke-14 Angkatan Bersenjata Ukraina dan batalyon ke-19 pertahanannya hancur.

Advertisement

Di arah Krasnolimansky, selama upaya lain yang gagal untuk menyeberangi Sungai Zherebets oleh dua kompi Angkatan Bersenjata Ukraina yang diperkuat, pasukan Rusia menghancurkan lebih dari 30 prajurit Ukraina, tiga kendaraan tempur infanteri, dan lima truk pickup.

Sebagai hasil dari serangan Angkatan Udara Rusia di titik penempatan sementara tank ke-17 dan brigade mekanis ke-92 Angkatan Bersenjata Ukraina di wilayah pemukiman Seversk, Novoye dan Yampolovka di Republik Rakyat Donetsk, lebih dari 100 prajurit Ukraina dan 12 peralatan militer dihancurkan.

Sementara itu, upaya serangan balik unit Brigade Mekanik ke-115 Angkatan Bersenjata Ukraina dan Brigade 1 Presiden Ukraina digagalkan ke arah Donetsk Selatan.

Di arah Zaporizhzhia, senjata presisi tinggi dari Pasukan Dirgantara Rusia menyerang titik penempatan sementara tentara bayaran asing di kota Zaporozhye. “Lebih dari 160 militan dihancurkan.”

Advertisement

Adapun di arah Nikolaev-Kryvyi Rih, musuh berusaha melakukan operasi ofensif dengan pasukan tiga kelompok taktis batalion, satu batalyon tank dan satu batalion Garda Nasional, yang tiba dari Ukraina Barat, ke arah pemukiman Sukhanovo , Pyatikhatki, Sadok, Ishchenka, Bruskinskoe, Karlo-Marksovskoye dan daerah Malaya Seydeminukha Khersonskaya.

Semua serangan oleh pasukan Ukraina dipatahkan. Lebih dari 240 prajurit Ukraina, 12 tank, 14 kendaraan tempur lapis baja, 8 kendaraan dan empat artileri dihancurkan sebagai akibat dari kerusakan akibat tembakan pada musuh oleh unit-unit Rusia.”

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Sleman Inklusi Siap Wujudkan Disabilitas Unggul

Sleman
| Kamis, 08 Desember 2022, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Jalan Layang Paling Membingungkan di Dunia, Perlu 10 Menit Keluar Kalau Salah Jalur

Wisata
| Rabu, 07 Desember 2022, 23:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement