Advertisement

Proyek Pembangunan 10 Kota Baru di Indonesia Tak Akan Selesai pada 2024

Afiffah Rahmah Nurdifa
Selasa, 04 Oktober 2022 - 04:27 WIB
Budi Cahyana
Proyek Pembangunan 10 Kota Baru di Indonesia Tak Akan Selesai pada 2024 KEK Sei Mangkei di Simalungun, Sumatra Utara. - Antara/Muhammad Syafii

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Wacana pembangunan 10 kota baru di Indonesia semakin jelas dan diragukan bisa terwujud pafa 2024 mendatang. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti bahwa penangan proyek tersebut belum bisa dilanjutkan karena sejumlah kendala.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

"Terus terang aja sampai dengan saat ini kita belum lanjut untuk penanganannya, seperti Maja, lalu Sofifi yang masih didorong terus untuk melakukan penataannya," kata Diana kepada wartawan di Kantor Kementerian PUPR, Senin (3/10/2022).

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapat arahan untuk mengembangkan 10 kota di berbagai wilayah di Indonesia.

Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2019-2024 ada 4 kota baru, yaitu Maja, Sofifi, Tanjung Selor dan Sorong. Wacana kota baru ini sempat menjadi ambisi pemerintah meski molor karena pandemi Covid-19.

Adapun, kota-kota lainnya yang masuk dalam proyek ini yaitu Pontianak, Padang, Banjarbaru, Palembang, Jayapura, Sei Mangkei, Manado. Lebih lanjut, Kota-kota tersebut pembangunannya bersifat revitalisasi.

Hal ini pun dibenarkan oleh Diana, lebih lanjut, menurutnya untuk membangun kota yang baru itu sesuatu yang tidak mudah. Sebab, perlu stimulus dan kerja sama dari berbagai stakeholder untuk membangun di wilayah tersebut.

"Meskipun ini juga sudah ada Perpres nya untuk Kota Sosififi tapi memang kita belum lanjutkan," tambahnya.

Advertisement

Di sisi lain, dia memastikan pihaknya telah mengupayakan untuk membarukan kota-kota tersebut. Diana menerangkan Kota Maja yang sudah didorong pengembangan dengan swasta pun, termasuk untuk infrastruktur.

"Kita lakukan penanganan sebelum menjadi kota baru tapi memang kita belum selesai sampai dengan 2024, belum selesai 100 persen. Sofifi belum, Maja mendekati, Pontianak sudah karena sifatnya revitalisasi," jelasnya.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Ini Alasan Pembangunan Tol Jogja YIA Didahulukan daripada Tol Jogja Solo di Ring Road Utara

Jogja
| Jum'at, 09 Desember 2022, 06:47 WIB

Advertisement

alt

Ikut Genjot Kualitas SDM Desa Wisata, Ini yang Dilakukan oleh BCA

Wisata
| Kamis, 08 Desember 2022, 23:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement