Advertisement

Seorang Pelaku Pengeroyokan Driver Ojol di Semarang Tewas

Adhik Kurniawan
Senin, 26 September 2022 - 17:17 WIB
Jumali
Seorang Pelaku Pengeroyokan Driver Ojol di Semarang Tewas Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SEMARANG -- Seorang pelaku pengeroyokan atau penganiayaan terhadap driver ojek online (ojol) di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), tewas.

Pelaku penganiayaan driver ojol itu tewas setelah dikeroyok driver ojol yang tidak terima rekannya dikeroyok saat mengantre BBM pada SPBU di Kota Semarang, Sabtu (24/9/2022).

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Kapolsel Pedurungan, Kompol Dina Novitasari, membenarkan terkait tewasnya satu pelaku pengeroyokan driver ojol itu. Saat ini, pihaknya masih melakukan penanganan terkait kejadian di SPBU tersebut dan pengeroyokan pelaku.

“Saat ini kami masih pendalaman. Untuk lengkapnya, nanti akan dirilis Humas Polrestabes [Semarang],” kata Dina, Senin (26/9/2022).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lombantoruan, mengatakan pelaku tewas saat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Pelaku tewas dunia setelah mengalami pengeroyokan oleh driver ojol dengan tangan kosong.

“Sejauh ini dari keterangan saksi [pengeroyokan] dengan tangan kosong. [Korban] memakai helm, cuma ketika dia sudah terjatuh kemungkinan diinjak atau apa,” jelas Donny kepada wartawan di Kota Semarang.

Donny pun mengaku ada dua kasus yang ditangani dalam perkara ini. Pertama, kasus penganiayaan yang dilakukan tiga pelaku, salah satunya korban kepada seorang pengemudi atau driver ojol. Sedangkan kasus kedua adalah penganiayaan terhadap pelaku pengeroyokan driver ojol hingga menyebabkan kematian.

Hingga saat ini sudah ada lima orang yang diperiksa dalam kasus kematian pelaku pengeroyokan driver ojol di Semarang ini. “Ada sekitar 5 orang [saksi]. Dua orang di antaranya pelaku pengeroyokan [driver ojol] yang sudah diamankan. Betul [pelaku] rekan ojol yang dipukuli pertama. Untuk satu pelaku penganiayaan ojol pertama belum tertangkap,” jelasnya.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Digitalisasi Pelayanan Publik Sleman: Cepat, Mudah, dan Praktis 

Sleman
| Kamis, 01 Desember 2022, 21:17 WIB

Advertisement

alt

Asyik! Kawasan Groundsill Opak Bakal Jadi Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru

Wisata
| Kamis, 01 Desember 2022, 19:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement