Advertisement

Update Perang Rusia-Ukraina: Zelensky Sampaikan 5 Poin Perdamaian

Alifian Asmaaysi
Kamis, 22 September 2022 - 23:37 WIB
Bhekti Suryani
Update Perang Rusia-Ukraina: Zelensky Sampaikan 5 Poin Perdamaian Asap mengepul dari lokasi kebakaran selama konflik Ukraina-Rusia di kota pelabuhan selatan Mariupol, Ukraina, Kamis (7/4/2022). REUTERS - Alexander Ermochenko

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA -Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky baru-baru ini menyampaikan lima poin perdamaian dan mendesak PBB untuk mengadopsi rencana tersebut demi mewujudkan perdamaian di Ukraina

Poin-poin perdamaian perang Rusia vs Ukraina tersebut disampaikan Zelensky dihadapan dewan keamanan PBB dalam agenda sidang majelis umum yang berlangsung pada Rabu (21/9/2022). 

Tak hanya itu, Zelensky juga meminta dunia memberikan hukuman tegas kepada Rusia, salah satunya dengan mencabut hak veto Rusia. 

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Update perang Rusia vs Ukraina invasi hari ke-211 seperti dilansir dari The Guardian pada Kamis (22/9/2022):

• Volodymyr Zelensky Sampaikan 5 Poin Perdamaian Ukraina

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, telah meminta masyarakat internasional untuk mengadopsi formula lima poin untuk mencapai perdamaian dan keamanan di Ukraina, dalam pidato televisi yang tersebar luas dan berapi-api di depan majelis umum PBB.  

Pada Rabu (21/9/2022), Zelensky menyampaikan kelima poin tersebut yang antara lain menggaungkan hukuman atas kejahatan agresi, perlindungan jiwa, pemulihan keamanan dan keutuhan wilayah, serta jaminan keamanan dan tekad Ukraina untuk terus mempertahankan diri. 

• Protes Anti Mobilisasi Militer Pecah, Berujung Ricuh

Lebih dari 1.300 pengunjuk rasa telah ditangkap dalam demonstrasi anti-mobilisasi yang berlangsung di seluruh Rusia. Menurut OVD-Info dalam The Guardian, lebih dari 1.311 orang telah ditahan di 38 kota di seluruh Rusia, dengan sebagian besar tahanan di Moskow dan St Petersburg. 

• Korea Utara Beri Enggan Berikan Pasokan Senjata pada Rusia

Menurut pernyataan yang dirilis oleh layanan media pemerintah, yakni KCNA, Korea Utara mengatakan tidak pernah memasok senjata atau amunisi ke Rusia dan tidak berencana untuk melakukannya di masa depan. 

• Rusia Akhirnya Bebaskan 215 Sandera Perang Ukraina

Rusia telah membebaskan 215 warga Ukraina yang ditawannya setelah pertempuran berkepanjangan di kota pelabuhan Mariupol pecah pada awal tahun ini. 

Pembebasan tersebut termasuk para petinggi-petinggi militer Ukraina seperti komandan dan wakil komandan batalion Azov yang melakukan banyak pertempuran, kata Andriy Yermak seorang kepala kantor Presiden Volodymyr Zelensky. 

Advertisement

• Walikota Melitipol Arahkan Evakuasi Warga

Ivan Fedorov, walikota Melitipol yang diduduki Rusia, mendesak warga lokal untuk mengevakuasi kota di tengah perintah mobilisasi dari Rusia, lapor Kyiv Independent. 

• Rusia Kembali Serang Beberapa Wilayah Ukraina

Rusia menembakkan serangkaian rudal jarak jauh ke kota kedua Ukraina, yakni Kharkiv pada Rabu pagi (21/9/2022) beberapa jam setelah Kremlin mengumumkan rencana untuk mencaplok wilayah Ukraina dan melakukan mobilisasi parsial.  

Ledakan terdengar di Kharkiv sekitar pukul 2 pagi. Setidaknya satu rudal menghantam sebuah apartemen bertingkat tinggi di distrik Zalutino barat. Sepuluh warga terluka.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

PKS DIY Dukung Anies Baswedan Jadi Capres

Jogja
| Rabu, 05 Oktober 2022, 14:17 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement