Advertisement

3 Kapolda Diperiksa terkait Kasus Ferdy Sambo? Ini Kata Kadiv Humas Polri

Newswire
Minggu, 21 Agustus 2022 - 19:07 WIB
Arief Junianto
3 Kapolda Diperiksa terkait Kasus Ferdy Sambo? Ini Kata Kadiv Humas Polri Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo. - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Belakangan muncul kabar bahwa Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Fadil Imran bakal diperiksa terkait dengan kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan hingga saat ini, belum ada informasi mengenai pemeriksaan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran terkait kasus tersebut. “Sampai dengan hari ini belum ada informasi dari Timsus [Tim Khusus],” kata Dedi, Minggu (21/8/2022).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Selain Fadil Imran, ada dua nama Kapolda lagi yang juga memperoleh isu pemeriksaan, yakni Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Nico Afinta dan Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjuntak.

BACA JUGA: BNI dan Pakar Buka Suara Soal Transaksi Rekening Brigadir J

Terkait kedua nama tersebut, Dedi juga menegaskan bahwa tidak ada informasi mengenai pemeriksaan kedua Kapolda tersebut. “Iya, tidak ada info [soal pemeriksaan] dan sama-sama menunggu,” ucap Dedi.

Sebelumnya, Dedi telah mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi-informasi yang kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan. 

Advertisement

Polri, tutur Dedi menegaskan, sampai dengan saat ini masih terus berkomitmen mengusut perkara penembakan Brigadir J dengan profesional, akuntabel, dan transparan.

"Tim khusus terus bekerja. Mohon sabar dan dukungannya. Komitmen kami sejak awal mengusut perkara ini sampai tuntas dengan mengedepankan pendekatan Scientific Crime Investigation," ucap Dedi.

Advertisement

Dedi telah menegaskan Polri fokus untuk menuntaskan kasus pembunuhan berencana Brigadir J, khususnya terkait dengan pembuktian pasal yang sudah diterapkan.

"Timsus saat ini fokus untuk pembuktian pasal yang sudah diterapkan adalah 340 subsider 338 juncto 55 dan 56, fokus di situ. Pembuktian secara materiil baik secara formil," kata Dedi di Jakarta, Kamis (18/8/2022).

Advertisement

Dedi mengatakan Timsus fokus untuk membuktikan perkara tersebut secara formil maupun materiil sehingga dapat segera dilimpahkan ke jaksa penuntut umum (JPU).

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Sesalkan Pernyataan ORI soal Seragam, Berikut Respons Beberapa Sekolah di Sleman

Sleman
| Selasa, 27 September 2022, 19:07 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement