Advertisement
Wali Kota Solo Cari Pelaku Balap Liar di Flyover Purwosari
Gibran Rakabuming Raka - JIBI/Solopos/Farida Trisnaningtyas
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO — Aksi balap liar mobil yang diduga dilakukan di jembatan layang atau flyover Purwosari, Solo, malam hari, viral di media sosial.
Aksi balap liar itu pun langsung direspons Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Solo yang akan memburu para pelaku.
Advertisement
Informasi yang dihimpun Solopos.com-Jaringan Harianjogja.com, Jumat (19/8/2022), video aksi balap liar itu viral di jagad maya.
Video berdurasi sekirar 14 detik itu salah satunya diunggah akun Twitter @myname_ap pada dua hari menjelang perayaan HUT Kemerdekaan RI tepatnya pada 15 Agustus.
Dalam video itu terlihat dua mobil warna abu-abu dan hitam beradu kecepatan mulai dari sisi timur flyover atau simpang empat Hotel Sala View lalu naik menuju flyover Purwosari. Situasi lalu lintas saat itu sepi. Kedua mobil bisa melaju dengan kecepatan tinggi meninggalkan asap hitam mengepul dari knalpotnya.
Pengguna akun tersebut memberi keterangan pada unggahan video mengenai aksi balap liar di flyover Purwosari Solo tersebut, “Nuwun sewu @PEMKOT_SOLO dan pak wali @gibran_tweet apakah simpang Purwosari memang dibolehkan untuk ajang drag?”
Video aksi balap liar itu sebelumnya diunggah akun @eeeaglee di TikTok. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, melalui akun Twitter-nya @gibran_tweet langsung me-retweet unggahan itu dengan caption “Akan saya cari pelakunya”.
Tanggapan Satlantas dan Dishub
Tanggapan Gibran itu diunggah pada Jumat (19/8/2022) pukul 11.23 WIB. Akun Twitter Pemkot Solo @PEMKOT_SOLO juga memberikan tanggapan dengan menyatakan masalah itu sudah diluruskan melalui website Unit Layanan Aduan Surakarta (ULAS) dan akan dikoordinasikan lebih lanjut.
Akun Twitter Pemkot Solo juga mengungkapkan Dinas Perhubungan (Dishub) Solo akan menindaklanjuti laporan adanya aksi balap liar di flyover Purwosari dengan berkoordinasi bersama Satlantas Polresta Solo.
Sementara itu, Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Agus Santoso, mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, mengatakan belum mengetahui aksi balap liar yang viral tersebut secara jelas.
Namun demikian, polisi langsung melacak keberadaan dua mobil yang terlibat aksi balap liar yang viral tersebut. Agus memastikan tidak ada aturan atau ketentuan yang membolehkan aksi balap liar di jalan di Kota Bengawan.
“Tidak ada balap liar di Solo. Petugas bakal menelusuri dan menindak tegas terhadap pelaku,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Muncul Dugaan Pungli Hunian Korban Bencana, Ini Kata BNPB
- Ketegangan Memuncak di Lebanon, Pasukan Indonesia Jadi Korban
- Padam Lampu 1 Jam, Pertamina Hemat Energi Setara 2.000 Liter BBM
- PP Tunas Berlaku, Ombudsman Tekankan Literasi & Perlindungan Anak
- Patroli China di Laut China Selatan Ancam Energi RI
Advertisement
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Ternyata Warga Lendah Kulonprogo
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- 144 Penyakit Ditanggung BPJS, Ini Daftar Lengkapnya
- Rusia Stop Ekspor BBM, Harga Pertalite RI Terancam?
- Patroli China di Laut China Selatan Ancam Energi RI
- Puncak Arus Balik, Penumpang YIA Tembus 17 Ribu
- Anggaran Bantul Dipangkas, Program Prioritas Jadi Fokus
- Haji 2026 Sleman Aman, 1.650 Jemaah Siap Berangkat
- KLB Campak Meluas, Kemenkes Minta Nakes Siaga
Advertisement
Advertisement







