Bank Jateng Perkuat Sinergi dengan KIW, Dorong Ekosistem Industri dan Dunia Usaha
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) memperkuat sinergi dengan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) dan para pelaku usaha di kawasan industri
Asanah, warga Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan yang merupakan pemilik outlet D&L Shoes Care./Ist
PEKALONGAN - Program Lapak Ganjar lagi-lagi mampu membantu UMKM untuk bisa berkembang. Seperti halnya, keberhasilan seorang ibu di Kabupaten Pekalongan dalam menjalankan usaha jasa cuci sepatunya.
Adalah Asanah, warga Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Pemilik outlet D&L Shoes Care ini berhasil menjalankan usahanya sampai akhirnya mampu memenuhi kebutuhan keluarga, mulai dari menyekolahkan dua anaknya sampai mampu menyisihkan pendapatannya untuk ditabung.
"Ahamdulilah, sejak direpost Lapak Ganjar, punya efek yang luar biasa, terutama secara promosi bareng di Lapak Ganjar. Harapan saya ke depan akan ada promosi-promosi berikutnya. Agar lebih berlanjut," kata Sasha, sapaanya ditemui di tempat usahanya di Jalan Raya Plutungan Pakisputih RT 2 RW 3 Kendungwuni.
Hasilnya setelah dipromosikan Lapak Ganjar, usaha usaha ibu dua anak ini mendapatkan manfaat yang tidak sedikit. Misalnya, meluasnya daerah orderan. Semula, usahanya sebatas mendapatkan orderan dari daerah sekitar yaitu seputar Kabupaten Pekalongan atau Kota Pekalongan.
"Dulu sebelum ikut Lapak Ganjar, orderan itu kebanyakan masih sekitar lingkungan sini saja. Sekarang orderannya datang dari luar kota seperti Comal, Pemalang," jelasnya.
Tentu saja, hal itu menambah pendapatannya. Manfaatnya tentu saja, dia bisa memenuhi kebutuhan pokoknya. Artinya, kata dia, itu lebih baik dari sebelumnya.
"Yang pasti, lebih banyak bisa menyisihkan sebagian (pendapatan) untuk dimanfaatkan lain waktu ketika saya butuh, bisa dimanfaatkan. Insya Allah, Kalau income lebih tinggi bisa memperluas outlet. Keinginannya ke depan seperti itu," ujarnya.
Dia merasa bersyukur bisa mengikuti program Lapak Ganjar karena hal itu mampu menjadi solusi atas pendapatannya yang berkurang akibat pandemi. Dengan ikut Lapak Ganjar ini, promosi usahanya bisa semakin luas dan penghasilan meningkat. "Alhamdulillahnya bisa memenuhi kebutuhan pokok saya, untuk menyekolahkan anak, kebutuhan lainnya. Alhamdulillah bisa menabung," tambahnya.
Dia mengenalkan sekilas usahanya, D&L Shoes Care adalah tempat cuci sepatu, tas, helm, jaket kulit. Namun yang utama, adalah cuci sepatu. "D&L adalah cuci sepatu dan merawat sepatu," terangnya.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) memperkuat sinergi dengan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) dan para pelaku usaha di kawasan industri
Jenazah Taruno Hidayat, korban KMP Virgo, ditemukan di Masalembo dan dimakamkan di Madiun. Adiknya masih dalam pencarian.
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
KPK menyita dolar AS, dolar Singapura, dan perhiasan diduga emas saat menggeledah Kanwil BPN Jatim terkait dugaan korupsi.
Gunung Semeru erupsi empat kali pada Minggu, dengan letusan tertinggi mencapai 1.300 meter. Status masih Level III atau Siaga.
Revitalisasi 71.744 sekolah ditargetkan pada 2027 dengan prioritas sekolah terdampak bencana, rusak berat, dan daerah 3T.