Advertisement
Kementerian PUPR Butuh Rp 43,7 Triliun Bangun IKN, untuk Beli Aspal, Semen, hingga Peralatan
Huma Betang Umai, karya SHAU Architectures, Studi APTA dan Cilaki memenangkan juara kedua desain Istana Wakil Presiden (Wapres) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara - Dok. Kementerian PUPR
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menganggarkan pembangunaan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur mencapai Rp 43,7 triliun selama 2022-2024.
Ketua Bidang Pelaksanaan Transportasi Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Atyanto Busono mengatakan anggaran tersebut diperlukan hanya untuk pembangunan oleh Kementerian PUPR.
Advertisement
BACA JUGA: 3 Kecamatan di Bantul Ini Alami Hari Tanpa Hujan Lebih Lama, Sampai 2 Bulan
"Ini baru dari PUPR, kita sampai 2024 butuh dana Rp 43 triliun ini untuk kita saja," kata Atyanto di acara Seminar 'Mendukung Pemabngunan IKN Berkelanjutan' di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (4/8/2022).
Atyanto menuturkan jumlah anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan yang dilakukan beberapa bagian dari PUPR misalnya Ditjen Bina Marga, Ditjen Cipta Karya, Ditjen Sumber Daya Air, dan Ditjen Perumahan.
Adapun biaya tersebut merupakan total dari estimasi kebutuhan sumber daya material dan peralatan konstruksi. Beberapa di antaranya yaitu:
- Aspal sebanyak 396.620 ton
- Semen sebanyak 1.943.092. ton
- Baja sebanyak 425.418 ton
- Beton Pracetak 748.433 ton
- Peralatan 2.761 unit
Di sisi lain, Direktur Kelembagaan & Sumber Daya Konstruksi Kemen PUPR Nicodemus Daud mendorong pembelanjaan material untuk pembangunan kawasan IKN menggunakan produk dalam negeri yang sudah terintegrasi di e-Katalog.
Pasalnya, ia menunjukkan data utilitasi beberapa produk dalam negeri masih rendah, artinya masih banyak produk impor yang memenuhi pasar nasional.
"Maka selain semua elemen atau material pembangunan IKN itu mengarah pada ramah lingkungan, memiliki sertifikasi menjadi penting untuk memastikan semua pembangunan menggunakan sebanyak-banyaknya produk dalam negeri," kata Nicodemus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deretan Calon Pemimpin Iran Pasca Wafatnya Khamenei
- Iran Tunjuk Pemimpin Sementara Seusai Gugurnya Ali Khamenei
- Profil Ali Khamenei: Dari Ulama Muda hingga Pemimpin Tertinggi Iran
- Ayatollah Khamenei Dikabarkan Meninggal dalam Serangan AS-Israel
- Perang AS-Israel vs Iran, 58 Ribu Jemaah Umrah RI Masih di Arab Saudi
Advertisement
Rute Sama seperti Nataru, Sleman Antisipasi Lonjakan Mudik
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kasus Pandji, Menteri HAM Minta Pendekatan Keadilan Restoratif
- Hujan Lebat Picu Talud Rumah Warga Dlingo Bantul Ambrol
- Ahli Gizi Ungkap Kebiasaan Sarapan yang Bantu Perlambat Penuaan
- Pesawat Militer Pembawa Uang Baru Jatuh di Bolivia, Lokasi Kacau
- DJP Buka Layanan SPT Akhir Pekan, Target 10 Juta Pelapor
- MotoGP Thailand 2026: Mario Aji Start Posisi 9 di Moto2
- Dokter Ingatkan Risiko Sayuran Mentah bagi Kesehatan
Advertisement
Advertisement








