Advertisement
Kabar Terbaru Perang Rusia vs Ukraina: Rudal Rusia Serang Pelabuhan Odessa
Tim penyelamat berada di lokasi pusat perbelanjaan yang terkena serangan rudal Rusia di Kremenchuk, di wilayah Poltava, Ukraina, Senin (27/6/2022). - Reuters/Anna Voitenko
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Sehari setelah kedua negara menandatangani kesepakatan membuka kembali pelabuhan Laut Hitam, Ukraina menyebut rudal Rusia menghantam pelabuhan Odesa.
“Musuh menyerang pelabuhan perdagangan laut Odesa dengan rudal jelajah Kalibr. Dua rudal ditembak jatuh oleh pasukan pertahanan udara menghantam infrastruktur pelabuhan,” tulis Komando Operasi Selatan di Telegram dikutip melalui Aljazeera.com, Minggu (24/7/2022).
Advertisement
Penyiar publik Suspilne mengutip militer Ukraina mengatakan bahwa rudal tersebut tidak menyebabkan kerusakan signifikan. Sementara seorang menteri pemerintah menyebut persiapan terus berlanjut untuk memulai kembali ekspor biji-bijian dari pelabuhan Laut Hitam.
Meski begitu, Rusia membantah terlibat dalam serangan rudal di Odesa. Menteri Pertahanan Turki Hulusai Akar menuturkan bahwa Rusia memberi tahunya sama sekali tidak ada hubungannya dengan serangan.
“Fakta bahwa insiden seperti itu terjadi tepat setelah kesepakatan yang kami buat kemarin benar-benar membuat kami khawatir,” jelasnya.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Jumat (22/7/2-22) menengahi perjanjian dalam upaya untuk melanjutkan ekspor biji-bijian dan meredakan krisis pangan global.
“Sekretaris Jenderal [Guterres] dengan tegas mengutuk serangan yang dilaporkan hari ini di pelabuhan Odesa Ukraina. Implementasi penuh [dari kesepakatan] oleh Federasi Rusia, Ukraina, dan Turki sangat penting,” terang kata wakil juru bicaranya Farhan Haq.
Pada serangan tersebut, area penyimpanan biji-bijian di pelabuhan Odessa tidak terkena rudal Rusia. Meski begitu, ada yang terluka dan infrastruktur pelabuhan rusak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dinsos Sleman Fasilitasi Puluhan Dokumen Kependudukan Warga Marginal
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- DIY di Jalur Aktif Bumi: Mengapa Gempa Bumi Kerap Mengguncang Jogja
- 247 Guru Honorer Bantul Belum Diangkat P3K Paruh Waktu
- Pemkab Bantul Siapkan Rp2,4 Miliar Tangani Dampak Bencana di 14 Titik
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 6 Februari 2026
- BBPPMT Jogja Bahas Tindak Lanjut Riset Trans Patriot
- Cuaca DIY Jumat 6 Februari: Semua Wilayah DIY Hujan Ringan
- Jelang Ramadan 2026, Harga Pangan di Jogja Masih Stabil
Advertisement
Advertisement



