Advertisement

Komnas HAM Minta Bantuan Ahli dalam Kasus Brigadir J

Nancy Junita
Jum'at, 22 Juli 2022 - 11:37 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Komnas HAM Minta Bantuan Ahli dalam Kasus Brigadir J Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Mohammad Choirul Anam. - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyebut luka di jasad Brigadir Yoshua Hutabarat alias Brigadir J sangat penting dalam menentukan insiden yang terjadi di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo secara utuh. Komnas HAM akan meminta bantuan ahli untuk mendiskusikan temuan-temuan yang ada.

“Itu akan menetukan karakter, sebenarnya peristiwa ini modelnya apa, bagaimana posisi masing-masing orang yang ada di peristiwa itu, apakah jarak dekat atau jarak jauh, dan bagaimana emosi yang ada dalam peristiwa itu. Itu akan terlihat ketika kita melihat luka,” kata Komisioner Komnas HAM Choirul Anam kepada wartawan saat ditemui di Gedung Komnas HAM, Jakarta, Rabu (20/7/2022).

Selain itu, bekas luka akan menentukan apakah Brigadir Yoshua mengalami penyiksaan atau tidak sebelum ditemukan tewas.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Baca juga: Jokowi Minta Kasus Brigadir J Diusut Tuntas

“Apakah ini luka hanya karena penembakan atau ada luka karena sayatan. Apakah ini sesuatu yang memang langsung membuat orang meninggal atau kah tidak. Luka itu menentukan sampai level itu,” ujar Anam.

Soal dugaan pembunuhan berencana, dia enggan berkomentar.

“Semua pihak menyampaikan versinya masing-masing dan kita hormati. Kita akan uji kebenarannya dengan fakta-fakta yang tentu saja didapatkan. Kita akan uji dengan semua hal yang sudah dimiliki oleh Komnas HAM, terutama dalam konteks saat ini yang paling penting adalah struktur kronologi yang sudah kita buat,” ucapnya.

Baca juga: Pemkot Jogja Dorong Koperasi Konvensional Beralih ke Modern

Hingga saat ini, Anam masih enggan membuka hasil pendalaman Komnas HAM soal luka di jasad Brigadir J yang diduga merupakan luka akibat penganiayaan.

Advertisement

“Pendalaman kami di tim internal sudah mendapatkan gambaran, gambaran inilah yang kami akan diskusikan dengan ahli,” ujarnya.

Komnas HAM bakal mendalami luka pada tubuh Brigadir J yang tewas dalam insiden baku tembak di rumah dinas eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Profil Samekto Wibowo, Guru Besar UGM yang Meninggal Setelah Terseret Ombak di Gunungkidul

Gunungkidul
| Minggu, 25 September 2022, 08:47 WIB

Advertisement

alt

Mengenal Pendekar Roti Kolmbeng Terakhir di Jogja

Wisata
| Sabtu, 24 September 2022, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement