Advertisement

Anak-anak Wariskan Kecerdasan dari Ibu dan Bukan dari Ayah?

Mia Chitra Dinisari
Sabtu, 16 Juli 2022 - 10:47 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Anak-anak Wariskan Kecerdasan dari Ibu dan Bukan dari Ayah? Ilustrasi ibu dan anak remaja - istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Gen anak, baik itu dari warna kulit, warna rambut, warna mata, golongan darah dan juga sifatnya, diwariskan dari orang tua. Tapi, tahukah Anda bahwa kecerdasan anak itu diwariskan dari sang ibu, bukan ayah?

Penelitian telah membuktikan bahwa kecerdasan, diwarisi dari pihak ibu. Ada banyak dukungan ilmiah untuk klaim ini.

Ini mungkin menjawab ungkapan bahwa ibu yang berpendidikan mampu mendidik seluruh keluarga.

Meskipun anak-anak mewarisi sifat yang sama (termasuk tingkat IQ mereka) dari kedua orang tuanya, sebuah studi genetik dilakukan yang menunjukkan bukti bahwa kecerdasan, khususnya, diwarisi dari ibu.

Studi yang telah diterbitkan dalam jurnal Psychology Spot ini berawal dari survei sampel yang dilakukan pada tahun 1994, di mana hampir 12.686 orang, berusia antara 1-22 diwawancarai dan ditanyai tentang beberapa faktor termasuk ras, tingkat pendidikan, sosial -status ekonomi dan pertanyaan serupa ditanyakan kepada ibu dalam penelitian ini.

Baca juga: Ini Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan, Salah Satunya Cegah Keriput

Setelah dianalisis, terlihat bahwa gen kecerdasan itu terkait dengan kromosom X, yang merupakan kromosom utama wanita.

Faktanya, studi lain yang berkorelasi, terkait dengan studi berbasis 1994 menemukan bahwa wanita, karena mereka memiliki dua kali jumlah kromosom X, lebih mungkin untuk mewariskan gen kecerdasan kepada anak-anak mereka.

Faktanya, genetika dari sisi ibu menentukan seberapa cerdas atau pintarnya seorang anak, dan gen ayah membuat sedikit perbedaan dalam mengasah kecerdasan anak.

Ilmu pengetahuan juga mendukung bahwa kecerdasan adalah gen "terkondisi", yang biasanya bekerja ketika diturunkan dari ibu. Gen terkondisi dan gen kognitif lainnya ditundukkan dan dinonaktifkan ketika mereka berasal dari pihak ayah.

Advertisement

Para ahli juga mengatakan bahwa karena, di sebagian besar budaya, ibu berperan sebagai pengasuh utama, apa yang mereka lakukan dan asuh memengaruhi pembentukan otak anak-anak mereka selama tahap perkembangan kritis mereka.

Peran apa yang dimainkan ayah?

Ibu mungkin memiliki peran yang lebih besar untuk membuat anak-anak mereka pintar, tetapi itu tidak berarti bahwa ayah tidak melakukan apa-apa.

Kecerdasan adalah konsep yang luas dan secara keseluruhan dipengaruhi oleh banyak faktor. Menurut sains, 40-60% dari kecerdasan yang kita peroleh jelas merupakan hal yang turun temurun, tetapi sisanya ditentukan oleh faktor lingkungan tertentu yang berperan, termasuk seberapa baik hubungan emosional Anda dengan orang tua Anda.

Advertisement

Tidak ada keraguan bahwa memiliki orang tua yang aktif dan terhubung membantu anak tumbuh secara emosional. Penelitian juga telah membuktikan bahwa memiliki ibu yang mampu secara emosional dan hadir secara signifikan meningkatkan tingkat kecerdasan pada anak-anak. Faktanya, memiliki orang tua yang aktif secara emosional mempengaruhi kecerdasan anak, kecerdasan kognitif, kepribadian dan pemikiran rasional.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

UMKM Didorong Miliki Produk Penuhi Standar SNI

Jogja
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 01:57 WIB

Advertisement

alt

Hadir Tempat Glamping Baru di Jogja, Arkamaya Sembung Namanya

Wisata
| Jum'at, 30 September 2022, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement