Dugaan Love Scamming di Semarang, 4 WNA China Ditangkap
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Ilustrasi ibu dan anak remaja/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Gen anak, baik itu dari warna kulit, warna rambut, warna mata, golongan darah dan juga sifatnya, diwariskan dari orang tua. Tapi, tahukah Anda bahwa kecerdasan anak itu diwariskan dari sang ibu, bukan ayah?
Penelitian telah membuktikan bahwa kecerdasan, diwarisi dari pihak ibu. Ada banyak dukungan ilmiah untuk klaim ini.
Ini mungkin menjawab ungkapan bahwa ibu yang berpendidikan mampu mendidik seluruh keluarga.
Meskipun anak-anak mewarisi sifat yang sama (termasuk tingkat IQ mereka) dari kedua orang tuanya, sebuah studi genetik dilakukan yang menunjukkan bukti bahwa kecerdasan, khususnya, diwarisi dari ibu.
Studi yang telah diterbitkan dalam jurnal Psychology Spot ini berawal dari survei sampel yang dilakukan pada tahun 1994, di mana hampir 12.686 orang, berusia antara 1-22 diwawancarai dan ditanyai tentang beberapa faktor termasuk ras, tingkat pendidikan, sosial -status ekonomi dan pertanyaan serupa ditanyakan kepada ibu dalam penelitian ini.
Baca juga: Ini Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan, Salah Satunya Cegah Keriput
Setelah dianalisis, terlihat bahwa gen kecerdasan itu terkait dengan kromosom X, yang merupakan kromosom utama wanita.
Faktanya, studi lain yang berkorelasi, terkait dengan studi berbasis 1994 menemukan bahwa wanita, karena mereka memiliki dua kali jumlah kromosom X, lebih mungkin untuk mewariskan gen kecerdasan kepada anak-anak mereka.
Faktanya, genetika dari sisi ibu menentukan seberapa cerdas atau pintarnya seorang anak, dan gen ayah membuat sedikit perbedaan dalam mengasah kecerdasan anak.
Ilmu pengetahuan juga mendukung bahwa kecerdasan adalah gen "terkondisi", yang biasanya bekerja ketika diturunkan dari ibu. Gen terkondisi dan gen kognitif lainnya ditundukkan dan dinonaktifkan ketika mereka berasal dari pihak ayah.
Para ahli juga mengatakan bahwa karena, di sebagian besar budaya, ibu berperan sebagai pengasuh utama, apa yang mereka lakukan dan asuh memengaruhi pembentukan otak anak-anak mereka selama tahap perkembangan kritis mereka.
Ibu mungkin memiliki peran yang lebih besar untuk membuat anak-anak mereka pintar, tetapi itu tidak berarti bahwa ayah tidak melakukan apa-apa.
Kecerdasan adalah konsep yang luas dan secara keseluruhan dipengaruhi oleh banyak faktor. Menurut sains, 40-60% dari kecerdasan yang kita peroleh jelas merupakan hal yang turun temurun, tetapi sisanya ditentukan oleh faktor lingkungan tertentu yang berperan, termasuk seberapa baik hubungan emosional Anda dengan orang tua Anda.
Tidak ada keraguan bahwa memiliki orang tua yang aktif dan terhubung membantu anak tumbuh secara emosional. Penelitian juga telah membuktikan bahwa memiliki ibu yang mampu secara emosional dan hadir secara signifikan meningkatkan tingkat kecerdasan pada anak-anak. Faktanya, memiliki orang tua yang aktif secara emosional mempengaruhi kecerdasan anak, kecerdasan kognitif, kepribadian dan pemikiran rasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Bareskrim Polri menyita 300 dokumen ekspor dan memeriksa 87 kontainer terkait dugaan pelanggaran ekspor komoditas fatty matter.
Simak jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 26 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 per perjalanan.
Kementerian Pariwisata mengusulkan bebas visa bagi tujuh kelompok wisatawan berdasarkan jumlah kunjungan, belanja wisata, dan keberlanjutan pasar.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 26 Juni 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Apindo menilai DSI dapat memperkuat pengawasan ekspor dan menekan praktik under invoicing tanpa menambah beban administratif pelaku usaha.