Advertisement

PPKM Resmi Diperpanjang meski Pandemi Melandai. Ini Penjelasan Pemerintah

Alifian Asmaaysi
Senin, 09 Mei 2022 - 17:27 WIB
Arief Junianto
PPKM Resmi Diperpanjang meski Pandemi Melandai. Ini Penjelasan Pemerintah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah secara resmi memutuskan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di tengah situasi pandemi yang kian melandai.

Menteri Koordinator dan Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan tingkat hunian tempat tidur rumah sakit juga sangat rendah hanya 2% dari keseluruhan bed yang tersedia.

Selain itu kasus kematian juga turun hingga 98 persen yang disebabkan oleh varian Omicron dan positivity rate berada dibawah 0,7%. 

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Namun, di saat yang bersamaan, Luhut juga menyampaikan bahwa pemerintah masih akan menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Pemerintah juga menegaskan masih dan akan terus memberlakukan aturan PPKM Jawa-Bali hingga waktu yang masih belum ditentukan mengikuti hasil evaluasi  secara regular yang dipimpin langsung oleh Presiden." sambungnya. 

Upaya memperpanjang kebijakan PPKM ini dilakukan pemerintah untuk  memantau pergerakan kasus dalam 1-2 minggu setelah libur Lebaran selesai. 

"Kami juga mengimbau untuk mengoptimalkan WFH [work from home] selama beberapa waktu ke depan, untuk mengurangi risiko penyebaran virus," jelas Luhut. 

Sementara itu, pemerintah juga menyoroti tingkat vaksinasi di wilayah Jawa-Bali yang dinilai masih rendah jika dibanding dengan wilayah lain.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak terbuai dan mengabaikan program vaksinasi di tengah kondisi pandemi yang kian membaik. 

Advertisement

"Membaiknya kondisi pandemi, tidak mematahkan semangat pemerintah untuk terus melakukan akselerasi vaksinasi dosis kedua dan juga booster untuk seluruh wilayah Jawa Bali yang masih tertinggal baik dosis vaksin kedua maupun booster-nya," ucap dia.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Siarkan Konten Radikal hingga Larangan Vaksinasi, Lembaga Penyiaran di DIY Disanksi

Jogja
| Kamis, 29 September 2022, 19:07 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement