Advertisement

Rusia Ancam Setop Pasokan Gas ke Eropa, Amerika Turun Tangan

Nindya Aldila
Kamis, 28 April 2022 - 19:47 WIB
Bhekti Suryani
Rusia Ancam Setop Pasokan Gas ke Eropa, Amerika Turun Tangan Presiden Amerika Serikat Joe Biden. - Bloomberg

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Administrasi Biden telah menyetujui sejumlah permintaan untuk ekspor gas alam, termasuk ke kawasan Eropa untuk melawan upaya Rusia menjadikan energi sebagai senjata politiknya.

Dilansir Bloomberg pada Kamis (28/4/2022), dua proyek yang berada di Texas dan Louisiana berhasil mendapatkan izin Kementerian Energi untuk mengirim gas ke negara-negara yang tidak memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan AS.

Negara itu termasuk yang berada di kawasan Eropa setelah Pemerintah Presiden Vladimir Putin menghentikan aliran gas ke Polandia dan Bulgaria, yang membuat harga melonjak 20 persen di kawasan itu.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Kedua proyek itu adalah Golden Pass LNG, proyek gas alam cair (LNG) milik Qatar Petroleum dan Exxon Mibil Corp., di Texas dan proyek Magnolia LNG milik Glenfarne Group LLC yang direncanakan di Louisiana.

Kendati demikian, kedua proyek ini belum bisa menyediakan pasokan gas dalam waktu dekat, mengingat produksi pertama Golden Pass baru akan dilakukan pada 2024 dan Magnolia belum memiliki kontrak dengan pembeli.

"Kami ingin terhubung, kami ingin bermitra dan memastikan restriksi kami di AS untuk mengizinkan non perjanjian perdagangan bebas seperti Uni Eropa bukanlah penghalang," ungkap Menteri Energi AS Jennifer Granholm pada Rabu dengan Komisioner Uni Eropa untuk urusan energi Kadri Simson.

BACA JUGA: Cermati Kriteria Rumah Murah untuk Pengajuan Bantuan bagi MBR

Sebelumnya, eksportir LNG terbesar di AS, Cheniere Energy Inc., juga telah mendapatkan izin untuk meningkatkan jumlah pemanasan bahan bakar untuk fasilitas di Louisiana dan Texas.

"Pasokan bahan bakar AS, termasuk LNG, terus memainkan peran kunci dalam keamanan energi global, terutama karena invasi Putin ke Ukraina,” kata Kementerian Energi.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Kera Ekor Panjang Serang Lahan Pertanian di Bantul

Bantul
| Selasa, 04 Oktober 2022, 19:27 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement