Advertisement
Kemenparekraf Gelar Workshop Foto Video agar Konten Publikasi Berkualitas

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar Workshop Foto dan Video untuk meningkatkan kompetensi tim peliput pada humas pemerintahan agar semakin profesional dan mampu menghasilkan konten publikasi yang berkualitas.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan workshop foto dan video tersebut mengangkat tema "How To Be A Professional Photographer and Videographer.
"Kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk menjalin komunikasi Kementerian/Lembaga sehingga dapat meningkatkan kompetensi foto dan video agar semakin gercep, geber, dan gaspol," melalui rilis yang diterima Harian Jogja, Selasa (29/3/2022).
Dalam Workshop Foto dan Video yang digelar Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf mengundang kurang lebih 50 undangan dan dihadiri 40 peserta di lingkungan Kemenparekraf dan dihadiri perwakilan dari beberapa Kementerian/Lembaga seperti perwakilan dari Sekretariat Presiden, Sekretariat Wakil Presiden, Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Advertisement
Baca juga: Polda DIY Sidak ke Alfamidi, Ada Apa?
Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf I Gusti Ayu Dewi Hendriyani mengatakan workshop tersebut merupakan salah satu program dari Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf khususnya yang ada di Bagian Produksi Konten dan Sub Bagian Foto dan Video, dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi tim foto dan video agar semakin profesional di bidangnya.
"Kegiatan ini bisa menjadi sharing knowledge. Jadi tidak hanya teori tetapi juga langsung mempraktikkan dan mengimplementasikan apa yang sudah diajarkan. Karena para narasumber melakukan pendampingan langsung kepada tim untuk hunting foto dan video bersama," ujarnya.
Dewi mengatakan kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sinergi untuk bisa gerak cepat (gercep) gerak bersama (geber) dan garap semua potensi lapangan kerja (gaspol). "Melalui kolaborasi lintas K/L hubungan ini menjadi lebih baik kedepannya, dan kepada para peserta kami harapkan dapat mengambil kesempatan belajar ini, untuk bisa meningkatkan kompetensi dan menjadi lebih baik," ujarnya.
Martha Suherman fotografer profesional yang fokus pada fotografi di bidang content creator, landscape, korporat dalam kegiatan tersebut memberikan tips dan trik untuk mendapatkan hasil foto yang baik. Salah satunya dengan memperhatikan pencahayaan. Ia menjelaskan ada dua macam cahaya, yang pertama natural light (matahari) dan kedua artificial light (lampu neon, lampu flash, lilin, dan lain sebagainya).
"Kelebihan dan kekurangannya jika natural light, hanya tergantung pada matahari menjadi sumber pencahayaan utama namun jika sudah terbenam kita mati gaya karena tidak ada cahaya lagi. Dan artificial light menjadi pengganti memiliki kontrol penuh dari pencahayaan itu sendiri," katanya. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Arus Balik, 16.700 Orang Telah Tiba di Stasiun Gambir
- Wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Kembali Dibuka
- Jembatan Penghubung Antarkampung di Klaten Ambrol
- Bansos PKH Tahap Kedua dan BNPT April Kapan Cair? Simak Status dan Cara Mencairkannya
- Ini Prediksi Puncak Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Lampung
Advertisement

Tim SAR Parangtritis Masih Cari Satu Korban Kecelakaan Laut
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- 49 Kepala DaerahBelum Jalani Retret, Kemendagri Siapkan Retret Gelombang Kedua
- Guru Silat di Wonogiri Diduga Cabuli 7 Murid Perempuan
- Berkas Sempat Dikembalikan, Polda NTT Segera Lengkapi Kekurangan Berkas Eks Kapolres Ngada
- Arus Balik 2025, Terjadi Peningkatan Jumlah Kendaraan di Tol Cipali
- Pemberlakuan Sistem One Way pada Arus Balik di Tol Cipali Dilakukan Lebih Awal
- Hii! Ada Buaya Muncul di Pantai Merak Belantung, Wisatawan Diminta Waspada
- Jelang Putusan Pemakzulan Presiden Korea Selatan, Ribuan Personel Polisi Diturunkan
Advertisement
Advertisement