Advertisement
Rp3 Triliun Duit Proyek Tol Jogja-Solo Cuma Habis untuk Biaya Tanah Uruk
Ilustrasi jalan tol. - Pixabay
Advertisement
Harianjogja.com, KLATEN -Proyek tanah uruk seksi I jalan tol Jogja-Solo, yakni dari Kartasura (Jateng)-Purwomartani (Jogja) kurang lebih senilai Rp3 triliun. Di sisi lain, anggaran yang disiapkan pelaksana proyek guna merampungkan pembangunan jalan tol Jogja-Solo senilai Rp8,26 triliun.
Demikian penjelasan General Manager Lahan dan Utilitas PT JogjaSolo Marga Makmur (JMM), Muhammad Amin, saat ditemui wartawan di sela-sela pembayaran uang ganti rugi (UGR) 33 bidang milik warga Senden di Kecamatan Ngawen, Jumat (11/3/2022). Hingga sekarang, pembangunan konstruksi jalan tol Jogja-Solo seksi I telah mencapai 20,185 persen. Persentase itu setara kurang lebih 23 kilometer.
"Dalam pengerjaan proyek tol ini, komponen terbesar itu, ya tanah uruknya. Biasanya mencapai 40 persen dari total anggaran yang dibutuhkan. Di seksi I jalan Jogja-Solo ini [Kartasura-Purwomartani], bisa lebih dari Rp3 triliun. Itu hanya untuk tanah uruk. Biasanya, kami bekerja sama dengan pemikik usaha [penambang] yang sudah berizin. Jadi, jelas legalitasnya," kata Muhammad Amin.
Advertisement
Muhammad Amin mengatakan seksi I jalan tol Jogja-Solo yang melintasi Kartasura-Purwomartani mencapai 42,3 kilometer. Jalan tol yang melintasi Kabupaten Klaten akan dilengkapi dua rest area tipe A, yakni di Manjungan (Ngawen) dan Demakijo-Jagalan (Karangnongko). Di sisi lain, jalan tol Jogja-Solo di Klaten juga dilengkapi tiga exit tol. Masing-masing berada di exit tol Karanganom di Kuncen (Kecamatan Ceper); exit tol kota di Desa Ngawen, Kecamatan Ngawen; exit tol Prambanan di Jogonalan.
BACA JUGA: Diduga Sewenang-Wenang Gunakan Fasilitas SMS, Eks Pegawai KPK Laporkan Firli Bahuri
"Tanah uruk diperlukan karena kondisi jalan tol Solo-Jogja nanti kan lebih tinggi dibandingkan tanah di sekitarnya. Sejak awal 2022, pengurukan tanah belum maksimal karena banyak penambang yang izinnya sudah habis. Ini baru diurus izinnya. Kemungkinan besar, akhir bulan ini segera rampung. Sehingga pengurukan juga bisa dilakukan secara optimal," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Arus Balik, Rest Area Tol Cipali Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
- Resmi, One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Berlaku Mulai Hari Ini
- Puncak Arus Balik 2026: Rest Area KM 62B dan 52B Tol Japek Ditutup
- Lonjakan Kendaraan Arus Balik, Rest Area di Tol Ini Ditutup
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
Advertisement
GT Purwomartani Buka hingga 22.00 WIB, Kendaraan Dialihkan ke Tol
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Omzet Penjual Salak Jalan Jogja Solo Turun 40% Akibat Macet
- Kadin Ingatkan WFH Satu Hari Tidak Bisa Berlaku Bagi Semua Sektor
- Penumpang Kereta Api Mendominasi Lonjakan Pemudik Lebaran 2026
- Pemerintah Menjamin Tidak Ada Pembatasan Pembelian Pertalite
- KONI Minta IMI Perkuat Pembinaan Atlet Balap Usai Veda Raih Podium
- Arus Balik, 15.287 Kendaraan Keluar DIY Via Gerbang Tol Purwomartani
- Lebaran, Pengunjung Candi Prambanan Capai 18.500 Orang Sehari
Advertisement
Advertisement







