Garrya Bianti Yogyakarta Mempertahankan One MICHELIN Key 2026
bagi MICHELIN Guide, pengalaman menginap yang benar-benar berkesan dibentuk oleh sesuatu yang lebih menyeluruh: bagaimana sebuah tempat memiliki karakter, terhu
Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz (berbicara) dan Wakil Wali Kota Magelang M. Mansyur [samping wali kota] menghadiri Ngopi Bareng di Kampung Gumuk Sepiring, Kelurahan Tidar Utara, Kecamatan Magelang Selatan, Rabu (8/3/2022)./Istimewa
MAGELANG—Wali Kota Magelang, Muchamad Nur Aziz mengupayakan akses jalan dan perumahan bagi warga Kampung Gumuk Sepiring, Kelurahan Tidar Utara, Kecamatan Magelang Selatan. Kampung yang dihuni 20 kepala keluarga (KK) itu berada di tengah persawahan yang hanya bisa dituju dengan jalan setapak.
Hal itu terungkap dalam acara Ngobrol Pintar (Ngopi) Bareng Pak Wali di Kampung Gumuk Sepiring, Selasa (8/3/2022). Kegiatan ini merupakan program Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz dan Wakil Wali Kota Magelang M. Mansyur. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Kodim 0705 Magelang, Letkol Arm Rohmadi, Kepala Polres Magelang Kota, AKBP Yolanda Evalyn Sebayang, Pemimpin Bidang Pemasaran Bank Jateng Cabang Magelang, Drisasongko Widiantoro.
Kegiatan Ngopi Bareng Pak Wali kali ini sangat berkesan karena digelar di kawasan permukiman yang sulit dijangkau. Untuk menuju lokasi, wali kota dan jajarannya harus melalui jalan setapak sejauh sekitar 500 meter. Jalan setapak itu melewati semak-semak, tebing sungai hingga jembatan bambu. Kondisi jalan setapak itu pun becek sisa hujan.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Bowo Adrianto menjelaskan keberadaan Kampung Gumuk Sepiring bermula pada 2017. Saat itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang melaksanakan program pembangunan Pasar Induk yang membutuhkan lahan.
“Kebetulan ada lahan bengkok untuk pembangunan pasar itu. Di lokasi itu ada 44 KK yang harus direlokasi. Nah dari 44 KK itu ada yang bersedia tinggal di Kampung Tidar, ada 17 KK yang mengontrak rumah di Rejowinangun dan ada 20 KK yang patungan membeli tanah di sini, di Kampung Gumuk Sepiring,” jelas Bowo Adrianto.
Di lahan seluas sekitar 2 hektare itu, warga telah membangun rumah seadanya. Kini, Pemkot Magelang bekerjasama dengan Bank Jateng melalui program corporate social responsibility (CSR) akan membantu membangun rumah untuk mereka senilai Rp35 juta per unit. Adapun untuk pembangunan akses jalan, akan membutuhkan biaya hingga Rp800 juta, termasuk jembatan di atas Sungai Kedali.
Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz mengungkapkan rencana pembangunan Kampung Gumuk Sepiring sudah sejak lama. “Perencanaan sudah lama, akhirnya saya bisa sampai ke sini. Semoga terlaksana pembangunannya. Nanti akan direnovasi dengan dana Rp35 juta dari Bank Jateng. Untuk jalan nanti dianggarkan tahun 2023. Kami pengen panjenengan dapat memanfaatkan fasilitas Pemerintah,” jelas wali kota yang akrab disapa dokter Aziz tersebut.
Ia menjelaskan kegiatan Ngopi Bareng ini merupakan program Pemerintah Kota Magelang untuk mendengarkan dan berdialog langsung dengan warganya. Dengan cara ini, ia bisa mengetahui apa yang menjadi kesulitan dan kebutuhan warga. Menurutnya, program pembangunan untuk warga tidak harus selalu menggunakan dana APBD, tetapi bisa dari Baznas atau CSR perusahaan.
Wakil Wali Kota Magelang M. Mansyur mengatakan jika dana pembangunan turun, nanti jalan akan tambah bagus dan warga tambah sehat. “Ini patut disyukuri, ada jalan permanen. Warga nyawiji dengan Pemkot Magelang. Bareng-bareng membangun. Sekarang ini untuk menuju hari esok lebih baik. Semua ingin membuat kebaikan,” tuturnya.
Salah satu warga Kampung Gumuk Sepiring, Darno mengucapkan terima kasih karena Wali Kota dan instansi terkait memikirkan warga. “Memang situasi dan kondisi seperti ini. Terima kasih Pak Wali dan instansi sudah mau memikirkan warga sini yang kecingkrangan [kesulitan] terutama adik-adik yang masih sekolah. Saat ini tidak ada jalan lain, kalau musim hujan, sepatu harus dicopot. Ke depan kami berharap agar warga jangan tertinggal dari masyarakat lain,” katanya. (Pemkot Magelang/ds)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
bagi MICHELIN Guide, pengalaman menginap yang benar-benar berkesan dibentuk oleh sesuatu yang lebih menyeluruh: bagaimana sebuah tempat memiliki karakter, terhu
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Harga iPhone 2027 berpotensi naik akibat biaya memori meningkat. Apple disebut sudah menyepakati harga RAM dan NAND Samsung untuk awal 2027.
Sleman Creative Weeks 2026 menghadirkan empat agenda seni dan budaya mulai 27 September hingga Oktober, termasuk festival film dan layang-layang.