Advertisement
Wow! Akan Ada Tol Bawah Air Menuju IKN Nusantara
Layar menampilkan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Kementerian PUPR Danang Parikesit memberikan keynote speech saat diskusi secara virtual di Jakarta, Rabu (8/12/2021). Bisnis - Abdurachman
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Pemerintah berencana akan membangun jalan tol bawah air yang rencananya akan menghubungkan ruas Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam) dengan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan, saat ini pengembangan jalan tol di bawah air tersebut masih dalam tahap perencanaan teknis terinci, atau Detail Engineering Design (DED).
Advertisement
Selama ini, jalan tol untuk menyeberangi sungai atau muara menggunakan jembatan. Padahal, saat ini Indonesia sudah memiliki teknologi submersible crossing atau terowongan penyeberangan bawah air.
“Jadi ada terowongan itu ditenggelamkan di laut atau sungai, sehingga bisa melintas. Dalam bahasa umum tol bawah laut. Bapak Dirjen Bina Marga menginginkan bahwa teknologi yang kami pakai itu adalah teknologi yang terbaik, termasuk salah satunya adalah pemanfaatan submersible crossing,” ujarnya dalam Konferensi Pers, Senin (24/1/2022).
Rencananya, tol tersebut akan menghubungkan ruas Tol Balsam dengan kawasan IKN Nusantara yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Baca juga: Bocoran Jokowi! Siapa yang Bakal Pindah Ke IKN pada 2024?
Adapun, detail lokasi untuk terowongan penyeberangan bawah air yang akan tersambung dengan jalan tol Balsam tersebut masih dalam tahap penyiapan DED oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Nanti akan ada satu tempat, di mana akan tersambung ke IKN, dan disitulah nanti pada saat akan menyeberang sungai, maka akan menggunakan terowongan penyeberangan bawah air,” tuturnya.
Sementara itu, Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja menuturkan bahwa rencana pembangunan tol bawah air tersebut bertujuan untuk melindungi kawasan area lindung di sekitar IKN.
“Jadi kami tidak mau di area lindung itu dirusak. Kemudian juga terdapat area rawa di sekitarnya, sehingga akses konektivitas jalannya melalui tol bawah air,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Penumpang Bandara YIA Tembus 15 Ribu per Hari Jelang Lebaran
- KPK Bongkar Aliran THR Bupati Cilacap untuk Kapolresta dan Forkopimda
- Jadwal dan Syarat SIM Keliling Polda DIY Selasa 17 Maret 2026
- Polisi Tangkap Rombongan Pelajar Ugal-ugalan di Jalan Palagan Sleman
- Ledakan Keras di Masjid Jember Saat Tarawih, 1 Jemaah Dilarikan ke RS
- Brentford Gagal Menang, Wolves Curi Satu Poin di Gtech Community
- Prakiraan Cuaca DIY Selasa 17 Maret 2026: Dominasi Berawan dan Hujan
Advertisement
Advertisement









