Akan Bermain Bola, 2 Remaja Tersambar Petir, 1 Tewas

Ilustrasi sambaran petir - Freepik
03 Januari 2022 19:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, PEMALANG—Dua remaja di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, tersambar petir saat akan bermain sepak bola. Satu dari mereka tewas karena luka di dada.

Peristiwa nahas itu terjadi di lapangan sepak bola Desa Warungpring, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang, Sabtu (25/12/2021) sore. “Kejadiannya kemarin sore. Diketahui sekitar pukul 16.00 WIB,” kata Kapolsek ‎Warungpring Iptu Jaeni, Minggu (26/12/2021).

BACA JUGA: Pertandingan Liga 3 Pemalang Ricuh, 1 Orang Tewas Dikeroyok

Jaeni mengungkapkan identitas dua remaja yang tersambar petir yakni‎ Hanafi, 16, warga Desa Mereng, Kecamatan Warungpring, dan Muhamad Mahrus, 16, warga Desa Mereng, Kecamatan Warungpring.

“Korban Hanafi meninggal dunia, sedangkan Muhamad Mahrus harus dirawat di rumah sakit,‎” ungkapnya.

Kejadian bermula ketika kedua korban bersama 10 orang teman-temannya datang ke lapangan sepakbola Dusun Krajan RT 08 RW 01 Desa Warungpring sekitar pukul 15.00 WIB untuk bermain sepak bola. Saat itu, hujan deras turun disertai petir.

Petir menyambar kedua korban yang ‎berada di sebelah barat gawang. Keduanya langsung tergeletak dan langsung dibawa ke rumah salah seorang warga.

Tak lama kemudian, anggota Polsek Warungpring yang mendapat laporan mendatangi lokasi dan langsung membawa kedua korban ke RS Mardhatillah Randudongkal, Pemalang menggunakan mobil patroli.

"Setelah sampai di rumah sakit, korban Hanafi sudah dalam keadaan meninggal dunia, sedangkan korban Muhamad Mahrus dalam keadaan sadar, namun mengalami sesak napas dan badan terasa sakit semua," ujar Jaeni.

BACA JUGA: Pasang Baliho Solo Aman di Jogja, Gibran Bantah Terkait Klithih

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, koban Hanafi mengalami luka dada merah akibat tersambar petir. Adapun korban Muhamad Mahrus masih harus menjalani rawat inap di rumah sakit.

‎"Korban meninggal selanjutnya diserahkan ke keluarganya dan dimakamkan di pemakaman umum Dusun Bengkeng, Desa Mereng, Kecamatan Warungpring," imbuh Jaeni.

Sumber : Suara.com