Advertisement

Mahfud MD Minta Komunitas Tionghoa Jadi Garda Depan Meningkatkan Kerukunan

Aprianus Doni Tolok
Senin, 20 Desember 2021 - 12:57 WIB
Sunartono
Mahfud MD Minta Komunitas Tionghoa Jadi Garda Depan Meningkatkan Kerukunan Menko Polhukam Mohammad Mahfud MD. - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD berpesan kepada Perhimpunan Indonesia-Tionghoa (INTI) untuk menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kerukunan dan kepedulian demi kepentingan bersama sebagai bangsa Indonesia.

“Perhimpunan INTI harus mampu mendorong proses pembauran sosial untuk terwujudnya harmoni dalam kehidupan berbangsa,” katanya melalui Deputi VI Bidang Koordinasi Kesatuan Bangsa Kemenko Polhukam Janedjri M. Gaffar dalam acara Musyawarah Nasional V Perhimpunan Indonesia-Tionghoa (INTI), dikutip dari pernyataan resmi, Minggu (19/12/2021).

Menko Polhukam menekankan bahwa identitas kebangsaan Indonesia tidak pada satu suku, ras, bahasa, atau pun agama tertentu.

Menurutnya, identitas kebangsaan Indonesia adalah pada ide, gagasan, dan cita-cita untuk hidup merdeka dan menghapuskan penjajahan di atas dunia.

“Ke-bhinneka-an adalah realitas manusia, sekaligus realitas sejarah yang tidak dapat diingkari. Sejarah menunjukkan bahwa suatu bangsa akan mengalami perang tidak berkesudahan bahkan kehancuran ketika memaksakan penyeragaman dalam mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Menko.

Pada tataran praktik implementatif, sambungnya, persatuan atas dasar wawasan kebangsaan harus selalu dijaga dan ditingkatkan dengan menjalankan kerukunan dan kepedulian terhadap sesama warga negara dan antarwarga masyarakat.

Mahfud memambahkan, praktik kerukunan dan kepedulian tersebut membutuhkan proses pembauran antarkelompok masyarakat.

“Pembauran adalah sikap dan tindakan untuk saling mengenal, berkomunikasi, dan berinteraksi secara sosial dengan warga dan masyarakat lain,” ujarnya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Streaming Starjoja FM
alt

Duh, dari Ribuan Perusahaan di Bantul, Baru 16 Tempat yang Mempekerjakan Difabel

Bantul
| Kamis, 18 Agustus 2022, 21:57 WIB

Advertisement

alt

Paspor Indonesia Tanpa Kolom Tanda Tangan untuk Permohonan Visa Jerman Tetap Diproses

Wisata
| Kamis, 18 Agustus 2022, 15:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement