Djarot: PPHN Penting untuk Sinergikan Pembangunan Pusat & Daerah

Ketua Badan Pengkajian MPR RI Djarot Saiful Hidayat dalam Dengar Pendapat Masyarakat dengan tema Pokok-Pokok Haluan Negara di Kantor DPD PDI Perjuangan DIY Sabtu (18/12/2021). - Ist/PDIP.
20 Desember 2021 08:37 WIB Media Digital News Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Kehadiran Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) dinilai penting untuk bangsa Indonesia. PPHN akan menjadi peta jalan wajah Indonesia pada 25 atau 50 tahun ke depan. 

Hal itu disampaikan Ketua Badan Pengkajian MPR RI Djarot Saiful Hidayat dalam Dengar Pendapat Masyarakat dengan tema Pokok-Pokok Haluan Negara di Kantor DPD PDI Perjuangan DIY Sabtu (18/12/2021).

Djarot Saiful Hidayat menegaskan kajian yang matang dan komprehensif mengenai Pokok-pokok Haluan Negara diperlukan dalam konteks pembangunan yang berkesinambungan. Haluan Negara diyakini mampu meningkatkan sinergi arah pembangunan yang dilaksanakan Pusat dan Daerah

Kader PDI Perjuangan DIY mengapresiasi agenda MPR untuk mengkaji substansi Pokok-pokok Haluan Negara sebagai arah kebijakan strategis penyusunan haluan pembangunan oleh pemerintah.  Apresiasi tersebut disampaikan Nuryadi Ketua DPD PDI Perjuangan DIY dalam sambutannya.

Hadir dalam kegiatan tersebut pengurus DPD PDI Perjuangan DIY, Badan-badan Partai, Sayap Partai, Staf Fraksi, dan kader muda PDI Perjuangan DIY.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan DIY, Totok Hedi Santosa dalam diskusi tersebut menjelaskan Pokok-Pokok Haluan Negara kedepan harus mampu mewujudkan tujuan negara yaitu melindungi setiap warga negara, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan turut serta menjaga ketertiban dan perdamaian dunia.

“Selain itu yang terpenting adalah Pokok-Pokok Haluan Negara mampu menjawab tantangan jaman yg terus berubah salah satunya masalah ekologi seperti Perubahan Iklim. Bagaiamana kedepan kita siap dengan energi baru terbarukan sebagaimana kesepakatan Paris 2015 yang diperbaharui dengan kesepakatan Glasgow 13 November 2021,” katanya.

Oleh karena itu MPR sebagai lembaga penjelmaan rakyat Indonesia layak diberikan kewenangan utk menyusun haluan negara sebagai puncak artikulasi kepentingan rakyat.