Waspada! Jutaan Orang Indonesia Berisiko Jadi Korban Penipuan Spam

Ilustrasi
18 Desember 2021 19:27 WIB Leo Dwi Jatmiko News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Truecaller, platform untuk memverifikasi panggilan dan pesan yang tidak diinginkan, mengungkapkan panggilan spam di Indonesia naik dua kali lipat pada Oktober 2021, dibandingkan dengan Januari 2021.

Jutaan orang di indonesia diklaim berisiko menjadi korban penipuan panggilan dan pesan spam. Spam adalah pesan singkat, surat elektronik, dan panggilan telepon yang dilakukan ke beragam nomor dan alamat secara massal, biasanya dengan tujuan pemasaran atau penipuan.

Berdasarkan Global Spam Report 2021, CEO dan Co-Founder Truecaller Alan Mamedi mengatakan para penipu di Indonesia mengincar target dengan cara yang terukur dan tepat sasaran. Bahkan, dapat memperoleh informasi latar belakang keuangan korban.

“Data kami menunjukkan bahwa orang Indonesia menjadi target penipuan dengan makin tingginya tingkat teror komunikasi tidak diinginkan, menyebabkan jutaan pengguna smartphone di Indonesia berisiko menjadi korban penipuan,” kata Alan dalam siaran pers, Sabtu (18/12/2021).

Permasalahan tersebut, kata Alan, diperparah dengan dengan minimnya kesadaran masyarakat Indonesia mengenai bahaya panggilan spam ini.

Dalam hal kategori spam, sebagian besar spam call berasal dari layanan keuangan (80 persen), sedangkan berada di posisi kedua adalah spam yang berasal dari sales mencapai 19 persen.

Indonesia menjadi salah satu dari dua negara (selain Vietnam) dalam daftar 20 negara dengan panggilan spam terbanyak. Indonesia menempati peringkat ke-6 sebagai negara teratas yang terdampak oleh panggilan spam.

BACA JUGA: Kronologis 3 Kasus Covid-19 Omicron Masuk Indonesia

“Tercatat di Indonesia terdapat peningkatan volume panggilan spam lebih dari dua kali lipat selama Januari hingga Oktober 2021 saja,” kata Alan.

Dia mengatakan pada Januari, total volume panggilan spam yang dilaporkan mencapai hampir 12,6 juta. Angka ini kemudian naik menjadi 25,8 juta panggilan spam pada Oktober 2021.

“Rata-rata orang Indonesia menerima 14 panggilan spam setiap bulan,” kata Alan.

Dia mengatakan Truecaller menyediakan solusi teknologi untuk mengantisipasi penipuan berbasis panggilan dan pesan spam.

“Truecaller menyediakan teknologi dan keahlian yang tepat guna membantu melindungi masyarakat di Indonesia dari ancaman yang terus mengganggu ini,” kata Alan.

Sumber : Bisnis.com