Hiswana Migas Ungkap Alasan Toilet di SPBU Dijaga Petugas

Petugas Pertamina melakukan penyemprotan cairan disinfektan SPBU sebagai antisipasi penyebaran Covid-19. Istimewa - Pertamina
25 November 2021 11:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (HIswana Migas) memastikan akan menjaga kebersihan toilet untuk memberikan kenyamanan kepada konsumen di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Rachmad Muhammadiyah, Ketua Umum DPP Hiswana Migas, mengatakan toilet di SPBU merupakan bagian dari pelayanan SPBU kepada konsumen. “Terkait arahan Bapak Menteri BUMN, saat ini kami berkoordinasi dengan para pengusaha SPBU dan juga dengan Pertamina, agar semua fasilitas toilet di SPBU bisa gratis untuk konsumen SPBU,” ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (24/11/2021).

Menurut dia, saat ini toilet di SPBU memang ada yang berbayar, tetapi banyak juga yang tidak berbayar atau sukarela. Dana yang terkumpul, biasanya digunakan untuk petugas kebersihan yang menjaga fasilitas toilet tersebut.

Apabila toilet di SPBU tidak dijaga secara khusus oleh petugas kebersihan, kata dia, seringkali terjadi kehilangan peralatan di toilet, seperti gayung, keset, tempat sampah, bahkan lampu.

Sementara itu, pelaku usaha SPBU swasta asal Aceh Nahrawi menambahkan, aturan soal pelayanan kepada masyarakat bagi pengusaha mitra Pertamina, termasuk pengusaha SPBU dinilai sangat baik dan ketat harus dilaksanakan dengan ketat.

Tidak hanya soal pelayanan dalam pengisian bahan bakar minyak (BBM), namun juga pelayanan lain, mulai penyediaan tempat ibadah yang bersih dan memadai, hingga pemenuhan kebutuhan toilet dan sarana kebersihan.

Aturan soal pelayanan tersebut, menurut dia, sangat baik dan ketat karena sejak awal, Pertamina sudah menekankan agar para mitra harus mengutamakan soal pelayanan. Aturan tersebut pun berlaku bagi semua pengusaha SPBU di seluruh Indonesia.

“Pertamina sudah sangat bagus membuat aturan. Kami sendiri sebagai pengusaha siap dan patuh terhadap aturan tersebut. Kalau tidak mau mengikuti aturan, jangan jadi mitra Pertamina,” katanya.

Sumber : Antara