Satpam SPPG Kecandran Salatiga Ditemukan Meninggal Saat Pergantian Jaga
Satpam SPPG Kecandran Salatiga ditemukan meninggal di ruang jaga saat pergantian tugas. Polisi menduga korban meninggal karena sakit.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, AMBON- Adegan persetubuhan yang disiarkan secara live melalui media sosial kini tengah viral.
Sejoli di Ambon yang merekam adegan persetubuhan mereka dan menggunggahnya di media seosial sempat menghebohkan. Polisi pun akhirnya turun tangan.
Tim Cyber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Maluku yang menyelidiki kasus akhirnya mengungkap dan menangkap kedua pemeran dalam video asusila tersebut.
Panit Cyber Dirreskrimsus Polda Maluku Ipda Henny Papilaja mengatakan, kedua sejoli berhubungan intim sambil live di media sosial.
Video mereka jadi perbincangan masyarakat dan telah meresahkan. Hasil pemeriksaan, kedua sejoli berinisial FS dan J mengaku adegan asusila itu hanya dibuat untuk bersenang-senang dan bukan untuk dikomersilkan. "Motif pembuatan video asusila yang dilakukan kedua pelaku hanya untuk bersenang-senang," ujarnya, Selasa (16/11/2021).
BACA JUGA: Pengumuman untuk Buruh! Besok UMP 2022 di DIY Ditetapkan
Kendati demikian, polisi tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan motif dari perbuatan melanggar hukum tersebut.
Keterangan kedua pelaku, video asusila itu dibuat di salah satu hotel di Kota Ambon pada 12 November lalu. Namun videonya baru viral sejak Senin (15/11/2021). Polisi juga masih mendalami terhadap pelaku pembuatan video, termasuk penyebarnya. Saat ini polisi sudah mengamankan barang bukti berupa handphone yang dipergunakan untuk merekam.
Artikel ini telah tayang di https://news.okezone.com/dengan judul "Motif Sejoli yang Berhubungan Badan Sambil Live di Medsos: Demi Kepuasan!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Satpam SPPG Kecandran Salatiga ditemukan meninggal di ruang jaga saat pergantian tugas. Polisi menduga korban meninggal karena sakit.
Wapres Gibran meminta pendataan warga terdampak banjir bandang Solok dipercepat untuk penanganan dan penataan permukiman.
Pertumbuhan anak perempuan yang lambat perlu dipantau. Kenali faktor penyebab perawakan pendek dan risiko gangguan kromosom.
Bank BPD DIY menyalurkan CSR di Kulonprogo, mulai dari bedah 15 RTLH, beasiswa, fasilitas publik hingga bantuan motor sampah.
Jasa Raharja dan Jasaraharja Putera telah membayarkan santunan Rp852 juta kepada 14 korban KM Virgo Transport 8 yang teridentifikasi.
Basuki Rakhmat nyalon Lurah Dlingo pada pemilihan lurah 2026. Ia membawa pengalaman pertanian dan ekonomi untuk kesejahteraan warga.